Sabtu, 15 Desember 2018 | 08:24 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Hari Musik Nasional

Anang: Musik tanah air lesu darah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Efendi Murdiono.
Foto: Efendi Murdiono.
<p>Tanggal 09 Maret diperingati Hari Musik Nasional diharapkan menjadi momentum kebangkitan musik tanah air.&nbsp;Sejumlah persoalan yang ada di sektor ini pun agar bisa segera dituntaskan. Hal tersebut anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah, Jumat (9/3).&nbsp;</p><p><br></p><p>Anang mengatakan peringatan Hari Musik Nasional harus dijadikan momentum untuk melakukan lompatan penting agar sektor ini mampu menjadi pendorong kemajuan kebudayaan di Indonesia. "Musik sebagai salah satu sektor penting dalam kemajuan kebudayaan harus bangkit saat ini. Kami berharap Presiden Jokowi mewariskan kemajuan musik Indonesia," kata Anang seperti dilaporkan <i><strong>Kontributor elshinta, Efendi Murdiono.&nbsp;</strong></i></p><p><br></p><p>Anang menyebutkan UUD 1945 dan UU No 5 tahun 2007 tentang Pemajuan Kebudayaan telah memandatkan kepada negara agara melakukan perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan terhadap sektor musik yang menjadi salah satu unsur penting kebudayaan. "Landasan yuridisnya jelas, negara dimandatkan oleh konstitusi dan UU untuk memajukan musik. Ini tidak bisa ditawar-tawar lagi, wajib hukumnya," urai Anang</p><p><br></p><p>Suami dari artis Asanty itu memaparkan, musik hingga tahun 2018 ini belum mendapat perhatian serius oleh negara. Ia menyebutkan sejumlah indikator. "Apa buktinya, pembajakan masih sangat marak, penegekan UU 28/2014 tentang Hak Cipta masih lembek, kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) sektor musik masih sangat rendah hanya 0,46 prosen. Sektor musik kita benar-benar lesu darah," tegas Anang.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 15 Desember 2018 - 08:24 WIB

Sejumlah tanggul jebol, banjir kepung Aceh Tenggara

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 08:12 WIB

Polda Metro Jaya perkirakan 150 ribu Jakmania ikut perayaan Persija

Arestasi | 15 Desember 2018 - 07:49 WIB

Siber Polri ungkap jaringan pemalsu kartu kredit

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 07:37 WIB

Ini pengaturan lalu lintas saat pawai Persija

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 07:25 WIB

Pemprov DKI siapkan acara selebrasi Persija

<p>Tanggal 09 Maret diperingati Hari Musik Nasional diharapkan menjadi momentum kebangkitan musik tanah air.&nbsp;Sejumlah persoalan yang ada di sektor ini pun agar bisa segera dituntaskan. Hal tersebut anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah, Jumat (9/3).&nbsp;</p><p><br></p><p>Anang mengatakan peringatan Hari Musik Nasional harus dijadikan momentum untuk melakukan lompatan penting agar sektor ini mampu menjadi pendorong kemajuan kebudayaan di Indonesia. "Musik sebagai salah satu sektor penting dalam kemajuan kebudayaan harus bangkit saat ini. Kami berharap Presiden Jokowi mewariskan kemajuan musik Indonesia," kata Anang seperti dilaporkan <i><strong>Kontributor elshinta, Efendi Murdiono.&nbsp;</strong></i></p><p><br></p><p>Anang menyebutkan UUD 1945 dan UU No 5 tahun 2007 tentang Pemajuan Kebudayaan telah memandatkan kepada negara agara melakukan perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan terhadap sektor musik yang menjadi salah satu unsur penting kebudayaan. "Landasan yuridisnya jelas, negara dimandatkan oleh konstitusi dan UU untuk memajukan musik. Ini tidak bisa ditawar-tawar lagi, wajib hukumnya," urai Anang</p><p><br></p><p>Suami dari artis Asanty itu memaparkan, musik hingga tahun 2018 ini belum mendapat perhatian serius oleh negara. Ia menyebutkan sejumlah indikator. "Apa buktinya, pembajakan masih sangat marak, penegekan UU 28/2014 tentang Hak Cipta masih lembek, kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) sektor musik masih sangat rendah hanya 0,46 prosen. Sektor musik kita benar-benar lesu darah," tegas Anang.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com