Sabtu, 15 Desember 2018 | 22:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kejati usut korupsi pembangunan jalan Nias Barat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera mengusut dugaan kasus korupsi pembangunan proyek jalan di Kabubupaten Nias Barat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum senilai Rp12 miliar, tahun anggaran 2017.</p><p>Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, di Medan, Ahad (11/3) mengatakan telah membentuk tim, dalam penanganan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara.</p><p>Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, menurut dia, telah menunjuk RO Panggabean sebagai Ketua Tim, dalam melakukan penyelidikan kasus korupsi jalan, di Kabupaten Nias Barat (Nisbar), wilayah Pantai Barat Sumatera.&nbsp;"Tim telah mulai bekerja mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket) sejumlah warga yang dianggap mengetahui pengerjaan pengembangan jalan di Kepulauan Nias itu," ujar Sumanggar.</p><p>Ia mengatakan, belum dapat menjelaskan pihak yang akan dimintai keterangan mengenai kasus pembangunan jalan yang bermasalah.&nbsp;Sebab, penyidik yang ditugaskan, dalam mengusut proyek peningkatan jalan yang diperoleh dari Dana Alokasi Umum (DAK) bernilai miliaran rupiah itu, masih sedang bekerja.&nbsp;"Biarkan tim bekerja dahulu untuk mengungkap penyimpangan proyek jalan tersebut, dan siapa pelaku yang harus bertanggung jawab, dalam kasus tersebut," ucapnya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Pendidikan | 15 Desember 2018 - 20:41 WIB

Menristek dorong mahasiwa memiliki semangat bela negara

<p>Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera mengusut dugaan kasus korupsi pembangunan proyek jalan di Kabubupaten Nias Barat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum senilai Rp12 miliar, tahun anggaran 2017.</p><p>Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, di Medan, Ahad (11/3) mengatakan telah membentuk tim, dalam penanganan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara.</p><p>Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, menurut dia, telah menunjuk RO Panggabean sebagai Ketua Tim, dalam melakukan penyelidikan kasus korupsi jalan, di Kabupaten Nias Barat (Nisbar), wilayah Pantai Barat Sumatera.&nbsp;"Tim telah mulai bekerja mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket) sejumlah warga yang dianggap mengetahui pengerjaan pengembangan jalan di Kepulauan Nias itu," ujar Sumanggar.</p><p>Ia mengatakan, belum dapat menjelaskan pihak yang akan dimintai keterangan mengenai kasus pembangunan jalan yang bermasalah.&nbsp;Sebab, penyidik yang ditugaskan, dalam mengusut proyek peningkatan jalan yang diperoleh dari Dana Alokasi Umum (DAK) bernilai miliaran rupiah itu, masih sedang bekerja.&nbsp;"Biarkan tim bekerja dahulu untuk mengungkap penyimpangan proyek jalan tersebut, dan siapa pelaku yang harus bertanggung jawab, dalam kasus tersebut," ucapnya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com