Senin, 25 Juni 2018 | 09:15 WIB

Daftar | Login

/

Harimau kembali tewaskan tukang bangunan di Pelangiran

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2p31wEX
Sumber Foto: http://bit.ly/2p31wEX
<p>Seekor harimau sumatera di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau kembali mengganas, korban keganasan kali seorang pria yang bekerja sebagai buruh bangunan di Dusun Sinar Danau, Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir.</p><p>Korban adalah Yusri Efendi (34) warga Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan. Yusri tewas diterkam harimau usai mengerjakan bangunan rumah walet di RT 038 Sabtu malam (10/3) sekira pukul 19.00 WIB.</p><p>Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan TKP kali ini cukup jauh dari kejadian sebelumnya yang menimpa Jumiati (33) karyawan PT THIP, dua bulan lalu.&nbsp;"TKP ini cukup jauh, sekitar 20 kilometer, dari kejadian sebelumnya, sudah dekat perbatasan antara Kabupaten Indragiri Hilir dengan Kabupaten Pelalawan", ujar Kapolres Chrisian Rony di Tembilahan, Ahad (11/3).</p><p>Kronologis kejadian bermula saat korban Yusri bersama tiga orang rekannya masing-masing Rusli (41) Indra (26) dan Syahran (41) yang merupakan warga Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, sedang mengerjakan bangunan rumah walet.&nbsp;Saat menjelang sore, sekira pukul 16.30 WIB, mereka melihat seekor harimau berkeliaran tepat di bawah bangunan yang sedang mereka kerjakan. Melihat pemandangan itu, ketiga pekerja itu memilih bertahan di atas bangunan hingga dua jam.&nbsp;Setelah raja hutan itu tidak terlihat lagi, korban dan rekannya bergegas turun. Naasnya, raja hutan itu tiba-tiba muncul sekitar 250 meter dari bangunan, ketiga pekerja pun bergegas lari menyelamatkan diri.</p><p>Dalam keadaan kritis itu, Yusri tampak tak terlihat lagi. Para pekerja yang tersisa, mencoba menghubungi warga Dusun Sinar Danau, yang tak lama kemudian berdatangan ke lokasi, menggunakan perahu kecil.&nbsp;Setelah dilakukan pencarian, korban Yusri berhasil ditemukan di atas tanaman kumpai (sejenis rumput yang terdapat di atas air) sekira pukul 19.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui korban meninggal dunia karena mengalami pendarahan akibat luka robek bekas gigitan harimau di tengkuknya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 08:45 WIB

Operasi Ketupat 2018: Angka kecelakaan dan korban meninggal turun drastis

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 08:20 WIB

Ombudsman ajak media ikut awasi layanan publik

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 08:09 WIB

Tempat istirahat jadi perhatian pemudik

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com