Minggu, 16 Desember 2018 | 11:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Sandiaga: Warga butuh ruang terbuka tanpa polusi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2p3PFFM
Sumber Foto: http://bit.ly/2p3PFFM
<p>Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan warga Jakarta membutuhkan ruang terbuka tanpa polusi untuk melakukan aktivitas.</p><p>"Ini hari bersejarah karena hari ini pertama Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Saya apresiasi, Insya Allah ini akan terus menjadi harapan dari masyarakat untuk ruang terbuka yang bisa dipakai olahraga dan beraktivitas," kata Sandiaga saat&nbsp;menghadiri kegiatan HBKB bersama para pelari dari wilayah Kebayoran, Jakarta Selatan, sampai lokasi acara HBKB di Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat,&nbsp;Minggu (11/3).</p><p>Pelaksanaan HBKB pada kawasan tertentu di Jakarta, termasuk di Jalam Tomang Raya, Jakarta Barat, dimaksudkan supaya tersedia ruang terbuka publik untuk berbagai aktivitas warga, termasuk berolahraga yang bebas atau minim polusi udara.&nbsp;"Masyarakat butuh ruang terbuka untuk beraktivitas, khususnya olahraga. Ini kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Diharapkan semuanya menikmati, mudah-mudahan ini menjadi oase di Jakarta Barat untuk kegiatan warga, (agar) tambah sehat dan bugar. Bahagia, jika warga Jakarta Barat sehat," kata Wagub.</p><p>HBKB juga diharapkan akan mampu menurunkan kadar gas buangan kendaraan bermotor dengan mengistirahatkan secara penuh dengung mesin dari puluhan ribu kendaraan pada sejumlah ruas jalan tertentu sehari dalam seminggu, serta menurunkan tingkat pencemaran lingkungan di Jakarta.</p><p>Kualitas udara di Kota Jakarta perlu terus dijaga kesejukan dan kebersihannya. Salah satu sumber penyebabnya berasal dari polusi yang ditimbulkan oleh gas buangan kendaraan bermotor dalam bentuk karbon monoksida dan hidrokarbon yang mencapai 70-80 persen. Kondisi pencemaran ini dapat mengancam kesehatan kota dan warganya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 11:38 WIB

Perbesar peluang ke Eropa, Reims tundukkan Strasbourg

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:29 WIB

Gagasan PSI soal poligami dinilai tak cerminkan sikap toleran

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:16 WIB

Presiden umumkan kenaikan tunjangan Babinsa

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 10:39 WIB

Penalti Ronaldo jadi penentu kemenangan Juve atas Torino

Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 10:28 WIB

Dortmund kembali unggul sembilan poin atas rival terdekatnya

<p>Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan warga Jakarta membutuhkan ruang terbuka tanpa polusi untuk melakukan aktivitas.</p><p>"Ini hari bersejarah karena hari ini pertama Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Saya apresiasi, Insya Allah ini akan terus menjadi harapan dari masyarakat untuk ruang terbuka yang bisa dipakai olahraga dan beraktivitas," kata Sandiaga saat&nbsp;menghadiri kegiatan HBKB bersama para pelari dari wilayah Kebayoran, Jakarta Selatan, sampai lokasi acara HBKB di Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat,&nbsp;Minggu (11/3).</p><p>Pelaksanaan HBKB pada kawasan tertentu di Jakarta, termasuk di Jalam Tomang Raya, Jakarta Barat, dimaksudkan supaya tersedia ruang terbuka publik untuk berbagai aktivitas warga, termasuk berolahraga yang bebas atau minim polusi udara.&nbsp;"Masyarakat butuh ruang terbuka untuk beraktivitas, khususnya olahraga. Ini kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Diharapkan semuanya menikmati, mudah-mudahan ini menjadi oase di Jakarta Barat untuk kegiatan warga, (agar) tambah sehat dan bugar. Bahagia, jika warga Jakarta Barat sehat," kata Wagub.</p><p>HBKB juga diharapkan akan mampu menurunkan kadar gas buangan kendaraan bermotor dengan mengistirahatkan secara penuh dengung mesin dari puluhan ribu kendaraan pada sejumlah ruas jalan tertentu sehari dalam seminggu, serta menurunkan tingkat pencemaran lingkungan di Jakarta.</p><p>Kualitas udara di Kota Jakarta perlu terus dijaga kesejukan dan kebersihannya. Salah satu sumber penyebabnya berasal dari polusi yang ditimbulkan oleh gas buangan kendaraan bermotor dalam bentuk karbon monoksida dan hidrokarbon yang mencapai 70-80 persen. Kondisi pencemaran ini dapat mengancam kesehatan kota dan warganya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com