Minggu, 16 Desember 2018 | 18:51 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Soal padat karya tunai, ini harapan Presiden

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan pengerukan atau normalisasi Sungai Wai Hatukau di Desa Batu Merah, Ambon, Maluku. Sumber foto: http://bit.ly/2DiIXAV
Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan pengerukan atau normalisasi Sungai Wai Hatukau di Desa Batu Merah, Ambon, Maluku. Sumber foto: http://bit.ly/2DiIXAV
<p>Presiden Joko Widodo berharap kementerian melaksanakan program padat karya tunai dalam rangka perbaikan sarana di daerah dan meningkatkan daya beli dan konsumsi masyarakat.</p><p>"Semuanya kami harapkan akan masuk ke padat karya tunai," kata Presiden Jokowi usai meninjau Program Padat Karya Irigasi dan Pengerasan Jalan Pertanian di Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (11/3).</p><p>Ia menyebutkan pada 2018 ini di seluruh Indonesia ada sekitar 5.000 lokasi proyek padat karya tunai. Namun jumlah itu baru berasal dari Kementerian PUPR. "Kita belum bicara Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, semuanya kami harapkan akan masuk ke padat karya tunai," katanya.</p><p>Menurut Jokowi, saat ini pelaksanaan program tersebut telah berjalan 1,5 bulan dan akan dievaluasi setelah tiga bulan. "Kalau ini memang memberikan efek kenaikan konsumsi, memberikan efek kepada perbaikan-perbaikan jalan produksi, irigasi dan memperbaiki juga daya beli, ya akan kita tingkatkan lagi," katanya menanggapi kemungkinan kenaikan anggaran untuk program itu.</p><p>Sementara mengenai Program Padat Karya Tunai di Desa Kempek, Presiden menjelaskan program itu untuk peningkatan jalan produksi sawah dan peningkatan irigasi. "Ini utamanya untuk jalan produksi sawah, yang tanah kemudian diperkeras. Juga yang kedua, memperbaiki saluran irigasi dan kita harapkan juga airnya bisa mengalir ke sawah tanpa hilang ke mana-mana," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Badminton | 16 Desember 2018 - 18:36 WIB

Hafiz/Gloria tak ingin terbebani prestasi Owi/Butet

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 18:24 WIB

Presiden minta masyarakat tak tanam kelapa sawit

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 18:10 WIB

Gempa M 6,1 guncang Keerom, Papua

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 17:52 WIB

Presiden bagikan 31.998 hektare SK Perhutanan Sosial Jambi

Megapolitan | 16 Desember 2018 - 17:38 WIB

Ini faktor penyebab mahalnya hunian di Jakarta

<p>Presiden Joko Widodo berharap kementerian melaksanakan program padat karya tunai dalam rangka perbaikan sarana di daerah dan meningkatkan daya beli dan konsumsi masyarakat.</p><p>"Semuanya kami harapkan akan masuk ke padat karya tunai," kata Presiden Jokowi usai meninjau Program Padat Karya Irigasi dan Pengerasan Jalan Pertanian di Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (11/3).</p><p>Ia menyebutkan pada 2018 ini di seluruh Indonesia ada sekitar 5.000 lokasi proyek padat karya tunai. Namun jumlah itu baru berasal dari Kementerian PUPR. "Kita belum bicara Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, semuanya kami harapkan akan masuk ke padat karya tunai," katanya.</p><p>Menurut Jokowi, saat ini pelaksanaan program tersebut telah berjalan 1,5 bulan dan akan dievaluasi setelah tiga bulan. "Kalau ini memang memberikan efek kenaikan konsumsi, memberikan efek kepada perbaikan-perbaikan jalan produksi, irigasi dan memperbaiki juga daya beli, ya akan kita tingkatkan lagi," katanya menanggapi kemungkinan kenaikan anggaran untuk program itu.</p><p>Sementara mengenai Program Padat Karya Tunai di Desa Kempek, Presiden menjelaskan program itu untuk peningkatan jalan produksi sawah dan peningkatan irigasi. "Ini utamanya untuk jalan produksi sawah, yang tanah kemudian diperkeras. Juga yang kedua, memperbaiki saluran irigasi dan kita harapkan juga airnya bisa mengalir ke sawah tanpa hilang ke mana-mana," katanya.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com