Jumat, 21 September 2018 | 12:02 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Menhub: Bekasi jangan merasa dianaktirikan karena aturan ganjil-genap

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sumber foto: http://bit.ly/2tyBr5v
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sumber foto: http://bit.ly/2tyBr5v
<p>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membantah adanya diskriminasi, khususnya terhadap warga Bekasi, menyusul pemberlakukan aturan nomor polisi kendaraan ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan Timur mulai 12 Maret 2018.</p><p>"Masyarakat Bekasi jangan merasa dianaktirikan. Aturan itu merupakan model karena bisa saja nanti diberlakukan di tol Depok, Bogor, dan Tangerang," kata Menhub Budi karya kepada pers di Yogyakarta, Minggu (11/3).</p><p>Hal itu disampaikan usai dirinya Dialog Nasional ke-8 Indonesia Maju di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, yang dihadiri Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.</p><p>Dikatakan menhub, pemerintah sedang melakukan riset dan upaya dalam mengurangi kemacetan signifikan yang terjadi di jalan tol. Karena kemacetan tol kasat mata terjadi di tol Bekasi, maka peraruran ganjil-genap diberlakukan terlebih dahulu di kawasan itu.</p><p>Aturan itu diberlakukan karena kemacetan parah secara kumulatif memberatkan masyarakat dari Bandung, Kerawang, Bekasi karena sulit mencapai Jakarta dengan waktu yang baik. Menhub mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama memecahkan permasalahan kemacetan Kota Jakarta dan sekitarnya. "Tanpa kerja sama itu maka program tersebut tidak mungkin terjadi," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 21 September 2018 - 11:59 WIB

Tikam polisi saat ditangkap, kapten begal sadis ditembak mati

Ekonomi | 21 September 2018 - 11:48 WIB

Bank Dunia picu penguatan rupiah terhadap dolar AS

Kriminalitas | 21 September 2018 - 11:29 WIB

Granat minta napi hentikan edarkan narkoba dalam lapas

Gadget | 21 September 2018 - 11:20 WIB

Huawei hadirkan ponsel lipat didukung jaringan 5G

Arestasi | 21 September 2018 - 11:12 WIB

Polisi bongkar sindikat uang palsu miliaran rupiah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com