Senin, 25 Juni 2018 | 18:51 WIB

Daftar | Login

/

Menhub: Bekasi jangan merasa dianaktirikan karena aturan ganjil-genap

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sumber foto: http://bit.ly/2tyBr5v
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sumber foto: http://bit.ly/2tyBr5v
<p>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membantah adanya diskriminasi, khususnya terhadap warga Bekasi, menyusul pemberlakukan aturan nomor polisi kendaraan ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan Timur mulai 12 Maret 2018.</p><p>"Masyarakat Bekasi jangan merasa dianaktirikan. Aturan itu merupakan model karena bisa saja nanti diberlakukan di tol Depok, Bogor, dan Tangerang," kata Menhub Budi karya kepada pers di Yogyakarta, Minggu (11/3).</p><p>Hal itu disampaikan usai dirinya Dialog Nasional ke-8 Indonesia Maju di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, yang dihadiri Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.</p><p>Dikatakan menhub, pemerintah sedang melakukan riset dan upaya dalam mengurangi kemacetan signifikan yang terjadi di jalan tol. Karena kemacetan tol kasat mata terjadi di tol Bekasi, maka peraruran ganjil-genap diberlakukan terlebih dahulu di kawasan itu.</p><p>Aturan itu diberlakukan karena kemacetan parah secara kumulatif memberatkan masyarakat dari Bandung, Kerawang, Bekasi karena sulit mencapai Jakarta dengan waktu yang baik. Menhub mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama memecahkan permasalahan kemacetan Kota Jakarta dan sekitarnya. "Tanpa kerja sama itu maka program tersebut tidak mungkin terjadi," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 18:46 WIB

Kapolri: Kecelakaan menurun 30 persen selama Operasi Ketupat 2018

Hankam | 25 Juni 2018 - 18:35 WIB

Tiga warga sipil tewas ditembak KKSB

Politik | 25 Juni 2018 - 18:24 WIB

PKS sebut penggalangan dana Prabowo bukan pencitraan

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 18:16 WIB

Personel Yonif 527/BY dikerahkan BKO Pilkada Lumajang

Hukum | 25 Juni 2018 - 18:05 WIB

Aliman Saragih menjadi dosen saat masuk DPO

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 17:56 WIB

Presiden putuskan 27 Juni sebagai Hari Libur Nasional

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com