Kamis, 13 Desember 2018 | 12:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Omzet perajin Reog Ponorogo capai Rp75 juta/minggu

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2HolDEe
Sumber Foto: http://bit.ly/2HolDEe
<p>Salah seorang perajin Reog Ponorogo, Bonaryanto warga Sumoroto, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengaku dalam setiap minggu omzet penjualan peralatan kesenian Reog Ponorogo rata-rata mencapai Rp75 juta.</p><p>"Hasil penjualan rata-rata Rp75 juta per minggu. Tapi saya tidak pernah menghitung penghasilan bersihnya berapa," kata Bonaryanto ditemui di rumahnya, Minggu (11/3).</p><p>Bonaryanto yang memiliki lima orang pekerja tetap dan sejumlah pekerja tidak tetap memproduksi berbagai peralatan kesenian Reog Ponorogo. Antara lain, dhadak merak, barongan, topeng Patih Klonosewandono, topeng Bujangganong, dan pakaian lengkap pemain reog.&nbsp;"Bukan hanya dhadhak merak dan barongan, tapi saya juga membuat hampir semua peralatan yang digunakan untuk kesenian reog. Juga termasuk eblek atau kuda lumping yang dipakai penari jathilan, pecut, kolor, semua bisa dibuat di sini," katanya.</p><p>Dia mengatakan, pasangan dhadak merak dan barongan merupakan peralatan reog yang paling mahal harganya.&nbsp;"Dhadak merak dan barongan yang kepalanya asli dari kulit kepala harimau harganya Rp25 juta. Sedangkan untuk kepala barongan menggunakan kulit badan harimau antara Rp15 juta hingga Rp17 juta," kata dia. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 12:04 WIB

BNN gagalkan penyelundupan 15 ribu pil ekstasi dari pasutri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:53 WIB

Presiden berikan pengarahan pada Jambore Sumber Daya PKH

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:43 WIB

KSAU resmikan Sathar 65 di Lanud Iswahjudi

Manajemen | 13 Desember 2018 - 11:35 WIB

Waspadai investasi bodong dengan melihat ciri-cirinya

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:26 WIB

Sandiaga tanggapi soal isu HAM dalam visi misi

Hukum | 13 Desember 2018 - 11:15 WIB

KPK tuntut maksimal Bupati Cianjur agar jera

<p>Salah seorang perajin Reog Ponorogo, Bonaryanto warga Sumoroto, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengaku dalam setiap minggu omzet penjualan peralatan kesenian Reog Ponorogo rata-rata mencapai Rp75 juta.</p><p>"Hasil penjualan rata-rata Rp75 juta per minggu. Tapi saya tidak pernah menghitung penghasilan bersihnya berapa," kata Bonaryanto ditemui di rumahnya, Minggu (11/3).</p><p>Bonaryanto yang memiliki lima orang pekerja tetap dan sejumlah pekerja tidak tetap memproduksi berbagai peralatan kesenian Reog Ponorogo. Antara lain, dhadak merak, barongan, topeng Patih Klonosewandono, topeng Bujangganong, dan pakaian lengkap pemain reog.&nbsp;"Bukan hanya dhadhak merak dan barongan, tapi saya juga membuat hampir semua peralatan yang digunakan untuk kesenian reog. Juga termasuk eblek atau kuda lumping yang dipakai penari jathilan, pecut, kolor, semua bisa dibuat di sini," katanya.</p><p>Dia mengatakan, pasangan dhadak merak dan barongan merupakan peralatan reog yang paling mahal harganya.&nbsp;"Dhadak merak dan barongan yang kepalanya asli dari kulit kepala harimau harganya Rp25 juta. Sedangkan untuk kepala barongan menggunakan kulit badan harimau antara Rp15 juta hingga Rp17 juta," kata dia. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com