Jumat, 21 September 2018 | 11:59 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Dua TKI asal NTT meninggal dunia di Malaysia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Dua orang warga Nusa Tenggara Timur yang menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI), yakni Mateus Seman dan Milka Boimau, meninggal dunia di Malaysia karena sakit.</p><p>Kepala Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia(BP3TKI) Kupang Timoteus K Suban di Kupang, Senin (12/3) mengatakan kedua TKI tersebut meninggal akibat sakit yang dideritanya sudah lama.</p><p>Ia menjelaskan Mateus berasal dari Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai, Milka Boimau merupakan warga yang berasal dari Desa Kotanes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang.</p><p>Dia baru mendapatkan informasi soal kematian kedua TKI itu pada Sabtu (10/3) pekan lalu. Dari informasi yang diperoleh diketahui bahwa keduanya sudah meninggal sejak awal Maret 2018.&nbsp;"Kita baru dapatkan informasi meninggalnya TKI itu pada Sabtu pekan lalu. Kalau Mateus dikabarkan meninggal di Tawau pada 5 Maret 2018 akibat Sakit Jantung, sementara Milka Boimau meninggal di Penang pada 7 Maret 2018 akibat sakit paru-paru," ujarnya.</p><p>Kedua jenazah TKI asal NTT sudah tiba di Kampung Halamannya sejak Minggu (11/3) malam. Untuk TKI asal Manggarai langsung diterbangkan ke Manggarai sore harinya, sementara yang berasal dari Kabupaten Kupang langsung diberangkatkan saat itu juga sekitar pukul 15.00 WITA.&nbsp;Terkait status dari kedua TKI tersebut, Timoteus mengatakan bahwa kedua TKI itu ada TKI yang berstatus ilegal. Artinya masuk ke Malaysia melalui jalur ilegal.&nbsp;"Kita sudah periksa dokumen-dokumennya, dan diketahui bahwa keduanya tak tercatat di BP3TKI Kupang sebagai pekerja resmi," ujarnya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 September 2018 - 11:48 WIB

Bank Dunia picu penguatan rupiah terhadap dolar AS

Kriminalitas | 21 September 2018 - 11:29 WIB

Granat minta napi hentikan edarkan narkoba dalam lapas

Gadget | 21 September 2018 - 11:20 WIB

Huawei hadirkan ponsel lipat didukung jaringan 5G

Arestasi | 21 September 2018 - 11:12 WIB

Polisi bongkar sindikat uang palsu miliaran rupiah

Pemilihan Presiden 2019 | 21 September 2018 - 11:04 WIB

Menunggu hasil pengumuman nomor urut capres dan cawapres 2019

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com