Minggu, 16 Desember 2018 | 11:57 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

KPU ingatkan PPK hati-hati gunakan medsos

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2yqTICa
ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2yqTICa
<p>Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengingatkan panitia pemilihan kecamatan dan panitia pemungutan suara berhati-hati dalam memasang status atau berkomentar di media sosial.</p><p>"PPK dan PPS tidak hanya terlihat netral, tapi harus benar-benar netral, makanya sekarang ini harus hati-hati membuat status atau komentar di medsos (media sosial)," kata Ketua KPU Bantul Muhammad Johan Komara di Bantul, Senin (12/3).</p><p>Menurut dia, anggota PPK dan PPS merupakan panitia penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan desa, dalam arti hati-hati menggunakan medsos itu agar jangan sampai status atau komentar mereka itu meragukan kenetralannya.</p><p>Ia mengatakan, apalagi sekarang ini sudah zaman era digitalisasi yang mana hampir setiap orang dengan mudah mengakses medsos di manapun berapa dengan perangkat ponsel, sehingga selalu memantau perbincangan di dunia maya itu. "Sekarang ini kan 'zaman now', era digital yang sedikit-sedikit bisa viral, itu saja. Jadi pesan saya kalau pasang status dan komentar jangan asal, karena status itu dilihat orang dan jangan sampai membuat interprestasi orang, ini tidak netral," katanya.</p><p>Namun demikian, kata dia, KPU tidak melarang penggunaan medsos dan sejenisnya bagi anggota PPK dan PPS se-Bantul yang belum lama dilantik dan dikukuhkan, karena itu merupakan hak masing-masing dalam bersosial, namun harus lebih bijak. "Tetap boleh (gunakan medsos), karena itu hak masing-masing, namun ketika jadi penyelenggara harus rela mengorbankan sedikit kebebasannya, hanya sedikit dan tidak banyak. Jadi hal-hal yang kecil itu yang harus kita tekankan kepada mereka," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 11:38 WIB

Perbesar peluang ke Eropa, Reims tundukkan Strasbourg

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:29 WIB

Gagasan PSI soal poligami dinilai tak cerminkan sikap toleran

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:16 WIB

Presiden umumkan kenaikan tunjangan Babinsa

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 10:39 WIB

Penalti Ronaldo jadi penentu kemenangan Juve atas Torino

Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 10:28 WIB

Dortmund kembali unggul sembilan poin atas rival terdekatnya

<p>Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengingatkan panitia pemilihan kecamatan dan panitia pemungutan suara berhati-hati dalam memasang status atau berkomentar di media sosial.</p><p>"PPK dan PPS tidak hanya terlihat netral, tapi harus benar-benar netral, makanya sekarang ini harus hati-hati membuat status atau komentar di medsos (media sosial)," kata Ketua KPU Bantul Muhammad Johan Komara di Bantul, Senin (12/3).</p><p>Menurut dia, anggota PPK dan PPS merupakan panitia penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan desa, dalam arti hati-hati menggunakan medsos itu agar jangan sampai status atau komentar mereka itu meragukan kenetralannya.</p><p>Ia mengatakan, apalagi sekarang ini sudah zaman era digitalisasi yang mana hampir setiap orang dengan mudah mengakses medsos di manapun berapa dengan perangkat ponsel, sehingga selalu memantau perbincangan di dunia maya itu. "Sekarang ini kan 'zaman now', era digital yang sedikit-sedikit bisa viral, itu saja. Jadi pesan saya kalau pasang status dan komentar jangan asal, karena status itu dilihat orang dan jangan sampai membuat interprestasi orang, ini tidak netral," katanya.</p><p>Namun demikian, kata dia, KPU tidak melarang penggunaan medsos dan sejenisnya bagi anggota PPK dan PPS se-Bantul yang belum lama dilantik dan dikukuhkan, karena itu merupakan hak masing-masing dalam bersosial, namun harus lebih bijak. "Tetap boleh (gunakan medsos), karena itu hak masing-masing, namun ketika jadi penyelenggara harus rela mengorbankan sedikit kebebasannya, hanya sedikit dan tidak banyak. Jadi hal-hal yang kecil itu yang harus kita tekankan kepada mereka," katanya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com