Minggu, 16 Desember 2018 | 11:59 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Coba kabur, 2 pengedar sabu di Aceh ditembak

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Dua pengedar narkoba berinisial R dan M di Aceh ditembak petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh karena berusaha kabur usai ditangkap.</p><p>“Tersangka yang ditembak tersebut merupakan warga Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Penembakan dilakukan sudah sesuai prosedur. Keduanya melawan dan berusaha kabur,” kata Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Aceh Amanto, Minggu (11/3), seperti dikutip <i><a href="http://ntmcpolri.info/home/dua-pengedar-sabu-ditembak-lantaran-kabur-saat-hendak-ditangkap/" rel="nofollow">NTMCPolri.</a></i></p><p>Selain itu, BNNP Aceh juga menangkap dua tersangka lain yaitu SH dan RF. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (10/3) sekitar pukul 00.40 WIB di Aceh Besar. Para tersangka ini ditangkap setelah petugas BNNP mendapat laporan tentang adanya pesta sabu di Aceh Besar. Petugas bergerak dan berhasil membekuk keempatnya di lokasi.</p><p>Ketika ditangkap, tersangka R dan M sempat melawan dan berusaha kabur. Petugas BNNP mengejar dan memberikan tembakan peringatan hingga akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan mengenai kaki kiri dan lengan kanan tersangka. Sementara dua tersangka lain asal Darul Imarah ditangkap tanpa perlawanan. Dari tangan para tersangka, petugas BNNP Aceh mengamankan 85 paket kecil sabu-sabu yang dibungkus dengan plastik bening. Selain itu petugas juga menyita lima unit ponsel berbagai merek serta dua dompet hitam berisikan identitas diri berupa KTP dan SIM.</p><p>“Para tersangka beserta barang bukti diamankan di Kantor BNN Provinsi Aceh guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Serta berupaya mengungkap jaringan narkoba para tersangka. Dalam kasus ini para tersangka dijerat pasal 112 Jo 114 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Amanto.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Italia | 16 Desember 2018 - 11:57 WIB

Juve kokoh di puncak setelah menangi Derby della Mole

Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 11:38 WIB

Perbesar peluang ke Eropa, Reims tundukkan Strasbourg

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:29 WIB

Gagasan PSI soal poligami dinilai tak cerminkan sikap toleran

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:16 WIB

Presiden umumkan kenaikan tunjangan Babinsa

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 10:39 WIB

Penalti Ronaldo jadi penentu kemenangan Juve atas Torino

<p>Dua pengedar narkoba berinisial R dan M di Aceh ditembak petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh karena berusaha kabur usai ditangkap.</p><p>“Tersangka yang ditembak tersebut merupakan warga Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Penembakan dilakukan sudah sesuai prosedur. Keduanya melawan dan berusaha kabur,” kata Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Aceh Amanto, Minggu (11/3), seperti dikutip <i><a href="http://ntmcpolri.info/home/dua-pengedar-sabu-ditembak-lantaran-kabur-saat-hendak-ditangkap/" rel="nofollow">NTMCPolri.</a></i></p><p>Selain itu, BNNP Aceh juga menangkap dua tersangka lain yaitu SH dan RF. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (10/3) sekitar pukul 00.40 WIB di Aceh Besar. Para tersangka ini ditangkap setelah petugas BNNP mendapat laporan tentang adanya pesta sabu di Aceh Besar. Petugas bergerak dan berhasil membekuk keempatnya di lokasi.</p><p>Ketika ditangkap, tersangka R dan M sempat melawan dan berusaha kabur. Petugas BNNP mengejar dan memberikan tembakan peringatan hingga akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan mengenai kaki kiri dan lengan kanan tersangka. Sementara dua tersangka lain asal Darul Imarah ditangkap tanpa perlawanan. Dari tangan para tersangka, petugas BNNP Aceh mengamankan 85 paket kecil sabu-sabu yang dibungkus dengan plastik bening. Selain itu petugas juga menyita lima unit ponsel berbagai merek serta dua dompet hitam berisikan identitas diri berupa KTP dan SIM.</p><p>“Para tersangka beserta barang bukti diamankan di Kantor BNN Provinsi Aceh guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Serta berupaya mengungkap jaringan narkoba para tersangka. Dalam kasus ini para tersangka dijerat pasal 112 Jo 114 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Amanto.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com