Senin, 23 Juli 2018 | 22:44 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Kepala BNPT sebut ada 600 mantan napi terorisme

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Foto: Dody Handoko/elshinta.com
<p>Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius mengatakan, saat ini terdapat sekitar 600 mantan narapidana terorisme yang tersebar di Indonesia, di luar mantan kombatan yang kembali ke Indonesia setelah sempat tinggal di luar negeri.<br><br>"Untuk kombatan jumlahnya ratusan," sebutnya di kawasan &nbsp;Gambir, Jakarta Pusat, Senin (12/3).</p><p>Hari ini, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dalam penanggulangan terorisme di daerah pada penggunaan data kependudukan.&nbsp;</p><p>Ia &nbsp;berharap kerja sama ini dapat meningkatkan pengawasan terhadap infiltrasi orang, barang, dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 45 di wilayah perbatasan negara.</p><p>Pihak Kemendagri merekomendasikan penggunaan data kependudukan kepada BNPT untuk berbagai kepentingan yang berkaitan dengan penanggulangan terorisme.&nbsp;</p><p>Analisis data itu digunakan untuk meningkatkan pengawasan terhadap infiltrasi orang, barang, dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. (dody/Der)&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:51 WIB

1.981 kosmetik ilegal disita BPOM Kendari

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:37 WIB

Stadion Jakabaring rusak, Menpora tunggu ketegasan PSSI

Politik | 23 Juli 2018 - 21:17 WIB

Masa jabatan Presiden dan Wapres untuk regenerasi

Bencana Alam | 23 Juli 2018 - 20:54 WIB

Musim kemarau, ribuan hektar sawah di Jabar alami kekeringan

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 20:45 WIB

Menperin: IKM bisa ikut bangun `green diesel`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com