Minggu, 16 Desember 2018 | 11:59 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

BMPS: Banyak sekolah ditekan pihak eksternal

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Hendrik I Raseukiy/Radio Elshinta
Sumber foto: Hendrik I Raseukiy/Radio Elshinta
<p>Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok, Acep Azhari menyebutkan sejumlah penyelenggara sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas yang mendapat tekanan dari pihak eksternal berlabel forum atau profesi masyarakat tertentu.</p><p>Acep Azhari kepada Kontributor Elshinta, Hendrik I Raseukiy mengatakan, penyelenggara sekolah ini dicari-cari kesalahannya. Bila tidak menuruti tuntutan mareka diancam akan didemontrasi atau dilaporkan kepada polisi, Ombusman, dan KPK. Malah, tekanan terang-terangan dapat ditemui ketika tahun ajaran baru penerimaan peserta didik baru (PPDB).</p><p>"Ada pihak tertentu mengaku dari instansi tertentu atau pemerhati pendidikan mendesak sekolah negeri atau swasta untuk menerima sejumlah calon murid baru yang dibawanya. Fonomena ini terus berulang setiap tahunnya. Sangat disesalkan bila timbul praktik komersialisasi pendidikan," ujarnya.</p><p>Asep meminta stakeholder peduli untuk membuat sebuah pengawasan yang simultan, transparan, dan terintegrasi. Termasuk, penegakan hukum yang konsisten dan pengawasan penyalahgunaan institusi pendidikan.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Italia | 16 Desember 2018 - 11:57 WIB

Juve kokoh di puncak setelah menangi Derby della Mole

Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 11:38 WIB

Perbesar peluang ke Eropa, Reims tundukkan Strasbourg

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:29 WIB

Gagasan PSI soal poligami dinilai tak cerminkan sikap toleran

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:16 WIB

Presiden umumkan kenaikan tunjangan Babinsa

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 10:39 WIB

Penalti Ronaldo jadi penentu kemenangan Juve atas Torino

<p>Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok, Acep Azhari menyebutkan sejumlah penyelenggara sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas yang mendapat tekanan dari pihak eksternal berlabel forum atau profesi masyarakat tertentu.</p><p>Acep Azhari kepada Kontributor Elshinta, Hendrik I Raseukiy mengatakan, penyelenggara sekolah ini dicari-cari kesalahannya. Bila tidak menuruti tuntutan mareka diancam akan didemontrasi atau dilaporkan kepada polisi, Ombusman, dan KPK. Malah, tekanan terang-terangan dapat ditemui ketika tahun ajaran baru penerimaan peserta didik baru (PPDB).</p><p>"Ada pihak tertentu mengaku dari instansi tertentu atau pemerhati pendidikan mendesak sekolah negeri atau swasta untuk menerima sejumlah calon murid baru yang dibawanya. Fonomena ini terus berulang setiap tahunnya. Sangat disesalkan bila timbul praktik komersialisasi pendidikan," ujarnya.</p><p>Asep meminta stakeholder peduli untuk membuat sebuah pengawasan yang simultan, transparan, dan terintegrasi. Termasuk, penegakan hukum yang konsisten dan pengawasan penyalahgunaan institusi pendidikan.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.&nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com