Minggu, 16 Desember 2018 | 18:49 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Korea Utara 'belum merespon' pertemuan dengan AS

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Korea Selatan mengatakan belum menerima respon dari Pyongyang terkait pertemuan antara pemimpin Korea Utara dan Presiden AS Donald Trump. </p><p>Secara mengejutkan Trump menerima tawaran Korea Utara untuk melakukan pertemuan langsung. Pejabat Korea Selatan mengatakan Kim siap untuk melepaskan senjata nuklirnya. </p><p>Namun rincian mengenai rencana pembicaraan masih belum jelas, tanpa ada kepastian tentang lokasi atau agenda. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43355373">Direktur CIA : Amerika 'mengetahui' risiko pertemuan Donald Trump-Kim Jong-un</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43354804">Trump: &quot;Kesepakatan dengan Korea Utara tengah dibuat&quot;. </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43343416">Korea Utara-AS: Setelah saling ancam, mengapa Donald Trump dan Kim Jong-un mau bertemu?</a></li> </ul><p>Analis merasa skeptis tentang apa yang dapat dicapai dalam pembicaraan tersebut mengingat isu yang sangat kompleks. </p><p>&quot;Kami tidak melihat ataupun menerima respon resmi dari rezim Korea Utara mengenai pertemuan Korea Utara-AS,&quot; jelas seorang juru bicara dari Kementerian Unifikasi Korea Selatan pada Senin. </p><p>&quot;Saya merasa mereka melakukan pendekatan yang hati-hati terhadap masalah ini dan mereka butuh waktu untuk mengatur sikap mereka.&quot;</p><p>Pejabat Korea Selatan berkunjung ke Cina untuk membicarakan pertemuan dengan mitranya di Beijing, yang dianggap sebagai pendukung terakhir dari rezim Korea Utara. </p><p>Kemudian mereka akan ke Jepang, yang seperti AS telah berulangkali terancam oleh Pyongyang.</p><figure> <img alt="Korea Utara" src="http://c.files.bbci.co.uk/9427/production/_100372973_mediaitem100372972.jpg" height="549" width="976" /> <footer>AFP</footer> <figcaption>Amerika Serikat berulang kali menyatakan Korea Utara untuk hentikan program senjata nuklirnya.</figcaption> </figure><p>Tawaran pertemuan puncak yang mengejutkan itu terjadi setelah lebih dari setahun kedua pemimpin Korea Utara dan AS mengeluarkan retorika yang saling menghina, yang menimbulkan kekhawatiran global akan meningkatkan ketegangan menjadi konfrontasi militer. </p><p>Korea Utara telah melancarkan sejumlah uji coba nuklir selama setahun terakhir dan mengembangkan rudal jarak jauh, yang disebutnya dapat membawa bom nuklir sampai ke wilayah daratan AS. </p><p>Pertemuan presiden AS dan pemimpin Korea Utara belum pernah terjadi sebelumnya. </p><p>Tetap saja, rincian pertemuan masih belum jelas. </p><p>&quot;Pyongyang mungkin ingin melihat dan menunggu bagaimana tawaran tersebut diterima Washington,&quot; kata Andray Abrahamian, Peneliti di Pacific Forum CSIS, kepada BBC. </p><p>&quot;Ada sedikit kebingungan dalam membaca pesan dari Gedung Putih jadi mungkin masuk akal untuk membuat sejumlah peraturan mendasar sebelum menyampaikannya kepada publik,&quot; jelas Abrahamian.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43341578">Korea Utara-AS: Apa yang ganjil dari rencana KTT Kim-Trump?</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43068200">'Senjata rahasia' Korea Utara itu bernama Kim Yo-jong, adik Kim Jong-un</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41139372">Korea Utara memiliki 'bom nuklir siap rudal'</a></li> </ul><h3>Sanksi dicabut</h3><p>JIka pertemuan terjadi, Trump diperkirakan akan bertemu dengan pemimpin Korea Utara pada akhir Mei, sementara dua Korea akan melakukan pembicaraan terpisah sebelumnya. </p><p>Para pengamat memiliki pendapat yang berbeda mengenai apakah pembicaraan akan memuluskan jalan bagi Pyongyang melepaskan ambisi nuklirnya atau apakah Korea Utara berupaya meraih kemenangan propaganda dan memperoleh kelonggaran dari sanksi internasional yang telah berlangsung selama beberapa tahun. </p><p>&quot;Tujuan jangka pendek mereka akan mendapatkan kelonggaran dari sanksi,&quot; jelas Abrahamin. </p><p>&quot;Banyak pakar tampak kesal bahwa Kim Jong-un akan menggunakan sebuah pertemuan puncak untuk propganda. Ini seharusnya tidak menjadi perhatian besar.. (Itu) tidak berarti bahwa Amerika Serikat memberikan persetujuan terhadap sistem politiknya, catatan HAK atau program senjata,&quot; tambah dia. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Badminton | 16 Desember 2018 - 18:36 WIB

Hafiz/Gloria tak ingin terbebani prestasi Owi/Butet

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 18:24 WIB

Presiden minta masyarakat tak tanam kelapa sawit

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 18:10 WIB

Gempa M 6,1 guncang Keerom, Papua

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 17:52 WIB

Presiden bagikan 31.998 hektare SK Perhutanan Sosial Jambi

Megapolitan | 16 Desember 2018 - 17:38 WIB

Ini faktor penyebab mahalnya hunian di Jakarta

Megapolitan | 16 Desember 2018 - 17:25 WIB

19.612 wisatawan kunjungi Pulau Pramuka sepanjang 2018

<p>Korea Selatan mengatakan belum menerima respon dari Pyongyang terkait pertemuan antara pemimpin Korea Utara dan Presiden AS Donald Trump. </p><p>Secara mengejutkan Trump menerima tawaran Korea Utara untuk melakukan pertemuan langsung. Pejabat Korea Selatan mengatakan Kim siap untuk melepaskan senjata nuklirnya. </p><p>Namun rincian mengenai rencana pembicaraan masih belum jelas, tanpa ada kepastian tentang lokasi atau agenda. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43355373">Direktur CIA : Amerika 'mengetahui' risiko pertemuan Donald Trump-Kim Jong-un</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43354804">Trump: &quot;Kesepakatan dengan Korea Utara tengah dibuat&quot;. </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43343416">Korea Utara-AS: Setelah saling ancam, mengapa Donald Trump dan Kim Jong-un mau bertemu?</a></li> </ul><p>Analis merasa skeptis tentang apa yang dapat dicapai dalam pembicaraan tersebut mengingat isu yang sangat kompleks. </p><p>&quot;Kami tidak melihat ataupun menerima respon resmi dari rezim Korea Utara mengenai pertemuan Korea Utara-AS,&quot; jelas seorang juru bicara dari Kementerian Unifikasi Korea Selatan pada Senin. </p><p>&quot;Saya merasa mereka melakukan pendekatan yang hati-hati terhadap masalah ini dan mereka butuh waktu untuk mengatur sikap mereka.&quot;</p><p>Pejabat Korea Selatan berkunjung ke Cina untuk membicarakan pertemuan dengan mitranya di Beijing, yang dianggap sebagai pendukung terakhir dari rezim Korea Utara. </p><p>Kemudian mereka akan ke Jepang, yang seperti AS telah berulangkali terancam oleh Pyongyang.</p><figure> <img alt="Korea Utara" src="http://c.files.bbci.co.uk/9427/production/_100372973_mediaitem100372972.jpg" height="549" width="976" /> <footer>AFP</footer> <figcaption>Amerika Serikat berulang kali menyatakan Korea Utara untuk hentikan program senjata nuklirnya.</figcaption> </figure><p>Tawaran pertemuan puncak yang mengejutkan itu terjadi setelah lebih dari setahun kedua pemimpin Korea Utara dan AS mengeluarkan retorika yang saling menghina, yang menimbulkan kekhawatiran global akan meningkatkan ketegangan menjadi konfrontasi militer. </p><p>Korea Utara telah melancarkan sejumlah uji coba nuklir selama setahun terakhir dan mengembangkan rudal jarak jauh, yang disebutnya dapat membawa bom nuklir sampai ke wilayah daratan AS. </p><p>Pertemuan presiden AS dan pemimpin Korea Utara belum pernah terjadi sebelumnya. </p><p>Tetap saja, rincian pertemuan masih belum jelas. </p><p>&quot;Pyongyang mungkin ingin melihat dan menunggu bagaimana tawaran tersebut diterima Washington,&quot; kata Andray Abrahamian, Peneliti di Pacific Forum CSIS, kepada BBC. </p><p>&quot;Ada sedikit kebingungan dalam membaca pesan dari Gedung Putih jadi mungkin masuk akal untuk membuat sejumlah peraturan mendasar sebelum menyampaikannya kepada publik,&quot; jelas Abrahamian.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43341578">Korea Utara-AS: Apa yang ganjil dari rencana KTT Kim-Trump?</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43068200">'Senjata rahasia' Korea Utara itu bernama Kim Yo-jong, adik Kim Jong-un</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41139372">Korea Utara memiliki 'bom nuklir siap rudal'</a></li> </ul><h3>Sanksi dicabut</h3><p>JIka pertemuan terjadi, Trump diperkirakan akan bertemu dengan pemimpin Korea Utara pada akhir Mei, sementara dua Korea akan melakukan pembicaraan terpisah sebelumnya. </p><p>Para pengamat memiliki pendapat yang berbeda mengenai apakah pembicaraan akan memuluskan jalan bagi Pyongyang melepaskan ambisi nuklirnya atau apakah Korea Utara berupaya meraih kemenangan propaganda dan memperoleh kelonggaran dari sanksi internasional yang telah berlangsung selama beberapa tahun. </p><p>&quot;Tujuan jangka pendek mereka akan mendapatkan kelonggaran dari sanksi,&quot; jelas Abrahamin. </p><p>&quot;Banyak pakar tampak kesal bahwa Kim Jong-un akan menggunakan sebuah pertemuan puncak untuk propganda. Ini seharusnya tidak menjadi perhatian besar.. (Itu) tidak berarti bahwa Amerika Serikat memberikan persetujuan terhadap sistem politiknya, catatan HAK atau program senjata,&quot; tambah dia. </p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com