Minggu, 16 Desember 2018 | 11:59 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kapolda Kalbar: Perkembangan medsos sangat liar

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Kapolda Kalbar) Inspektur Jenderal Pol Didi Haryono. Sumber foto: http://bit.ly/2Hr2Nwa
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Kapolda Kalbar) Inspektur Jenderal Pol Didi Haryono. Sumber foto: http://bit.ly/2Hr2Nwa
<p>Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Kapolda Kalbar) Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono menilai bahwa saat ini perkembangan media sosial sangat liar, dalam artian banyak yang tidak lagi memperhatikan norma agama, susila dan bertoleransi dengan menyebarkan kabar bohong (hoax).</p><p>"Untuk itulah, kami sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan masyarakat dan instansi terkait dalam menangkal berbagai informasi hoax di masyarakat," katanya di Pontianak, Senin (12/3).</p><p>Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghindari penggunaan media sosial (medsos) yang memfitnah, adu domba dan hoax, karena hanya akan merugikan diri sendiri maupun orang lain.</p><p>"Kami bersama tim cyber terus melakukan antisipasi dan mengawasi para pengguna medsos agar tidak disalahgunakan, sementara bagi yang melanggarnya, maka diancam sesuai dengan UU yang berlaku," ungkapnya.</p><p>Bagi masyarakat yang menerima informasi, ditambahkan Irjen Pol Didi Haryono, jangan asal menyebarkan saja, tetapi baca dulu agar tidak salah dalam menyebarkan informasi yang sesat.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Italia | 16 Desember 2018 - 11:57 WIB

Juve kokoh di puncak setelah menangi Derby della Mole

Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 11:38 WIB

Perbesar peluang ke Eropa, Reims tundukkan Strasbourg

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:29 WIB

Gagasan PSI soal poligami dinilai tak cerminkan sikap toleran

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:16 WIB

Presiden umumkan kenaikan tunjangan Babinsa

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 10:39 WIB

Penalti Ronaldo jadi penentu kemenangan Juve atas Torino

<p>Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Kapolda Kalbar) Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono menilai bahwa saat ini perkembangan media sosial sangat liar, dalam artian banyak yang tidak lagi memperhatikan norma agama, susila dan bertoleransi dengan menyebarkan kabar bohong (hoax).</p><p>"Untuk itulah, kami sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan masyarakat dan instansi terkait dalam menangkal berbagai informasi hoax di masyarakat," katanya di Pontianak, Senin (12/3).</p><p>Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghindari penggunaan media sosial (medsos) yang memfitnah, adu domba dan hoax, karena hanya akan merugikan diri sendiri maupun orang lain.</p><p>"Kami bersama tim cyber terus melakukan antisipasi dan mengawasi para pengguna medsos agar tidak disalahgunakan, sementara bagi yang melanggarnya, maka diancam sesuai dengan UU yang berlaku," ungkapnya.</p><p>Bagi masyarakat yang menerima informasi, ditambahkan Irjen Pol Didi Haryono, jangan asal menyebarkan saja, tetapi baca dulu agar tidak salah dalam menyebarkan informasi yang sesat.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com