Jumat, 21 September 2018 | 12:01 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

IAW: KPK harus selidiki dugaan penyimpangan metode audit dana desa

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Supriyarto Rudatin.
Foto: Supriyarto Rudatin.
<p>Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta telah memvonis dua orang dari jajaran Inspektorat Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Sugito dan Jarot Budi Prabowo masing - masing kurungan penjara 1,5 tahun. Selain keduanya divonis juga dua auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rochmadi Saptogiri dan Ali Sadli&nbsp;masing - masing 7 dan 6 tahun penjara.&nbsp;Selain kurungan badan, keempatnya juga diharuskan membayar sejumlah uang denda.&nbsp;</p><p><br></p><p>Ketua Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Junisab Akbar mempertanyakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hanya mampu menyeret empat orang tersebut ke dalam penjara. Karena hingga kini KPK belum juga menyentuh dari esensi audit yang telah disalahgunakan oleh dua auditor BPK tersebut. Apalagi pihak Inspektorat yang tidak memiliki kaitan langsung terhadap penggunaan Dana Desa atau anggaran Pendampingan Dana Desa tapi malah 'memiliki niat terdepan' untuk mengamankan audit dana tersebut ketimbang pihak penggunanya.</p><p><br></p><p>"Terlalu dangkal insting tajam aparat hukum jika berhenti atau menghentikan penyidikannya sebatas suap yang ter-OTT itu," kata Junisab Akbar di Jakarta, Senin (12/3) seperti dilaporkan <i><strong>Reporter elshinta, Supriyarto Rudatin.&nbsp;</strong></i></p><p><br></p><p>Menurutnya, bukti yang didapat KPK seperti kertas-kertas kerja para auditor sejak melakukan entry atau memulai pengauditan sudah lebih dari cukup untuk dijadikan sebagai alat bukti. Apalagi ditambah dari fakta persidangan maka bukti yang didapat KPK sudah sangat layak untuk langsung menyidik Direktorat lain di Kemendes RI terkait Dana Desa. Sehingga jika dilakukan bisa memberikan rasa keadilan bagi rakyat yang selama ini telah membayar pajak.</p><p><br></p><p>Junisab menilai, kejahatan oleh individu di Irjend Kemendes dan auditor BPK itu sudah terbukti dilakukan secara berjenjang.&nbsp;Lebih lanjut Junisab mengatakan, harusnya KPK menyidik juga dugaan metode audit yang sengaja disimpangkan dari tata audit yang baik dan benar. Jangan sampai KPK enggan melakukan penyidikan yang mendalam terhadap Dana Desa dan Pendampingan Dana Desa yang jumlahnya sangat fantastis tersebut. Apalagi fakta sudah menunjukkan bahwa terhadap anggaran Pendampingan Dana Desa saja sudah diendus auditor BPK RI namun sayang diduga disimpangkan melalui barter uang sehingga menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 21 September 2018 - 11:59 WIB

Tikam polisi saat ditangkap, kapten begal sadis ditembak mati

Ekonomi | 21 September 2018 - 11:48 WIB

Bank Dunia picu penguatan rupiah terhadap dolar AS

Kriminalitas | 21 September 2018 - 11:29 WIB

Granat minta napi hentikan edarkan narkoba dalam lapas

Gadget | 21 September 2018 - 11:20 WIB

Huawei hadirkan ponsel lipat didukung jaringan 5G

Arestasi | 21 September 2018 - 11:12 WIB

Polisi bongkar sindikat uang palsu miliaran rupiah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com