Minggu, 16 Desember 2018 | 11:56 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Wiranto: SARA tidak layak digunakan dalam kampanye

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. Sumber foto: http://bit.ly/2E8aoQ7
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. Sumber foto: http://bit.ly/2E8aoQ7
<p>Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan isu mengenai suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) tidak layak digunakan sebagai bahan kampanye Pilkada 2018.</p><p>"Para pemilih yang akan memilih kontestan tentunya jangan sampai masuk wilayah SARA, karena itu tidak layak digunakan sebagai bagian dari kampannye," ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (12/3).</p><p>Mantan Panglima TNI itu menjelaskan isu mengenai identitas politik tersebut, bila dimunculkan dalam kampanye dapat mengganggu persatuan, kesatuan, serta ketenteraman bangsa.</p><p>Oleh karena itu, ia menekankan kepada partai politik, para kontestan calon kepala daerah, para pendukung kandidat di Pilkada 2018, agar tidak melakukan langkah politik dengan memakai unsur SARA.</p><p>"Tidak hanya pilkada. Apakah itu pada pemilu presiden atau pemilu legislatif. Jangan dipakai (isu SARA). Saya kira partai politik sudah setuju masalah ini," tutur dia. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 11:38 WIB

Perbesar peluang ke Eropa, Reims tundukkan Strasbourg

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:29 WIB

Gagasan PSI soal poligami dinilai tak cerminkan sikap toleran

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:16 WIB

Presiden umumkan kenaikan tunjangan Babinsa

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 10:39 WIB

Penalti Ronaldo jadi penentu kemenangan Juve atas Torino

Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 10:28 WIB

Dortmund kembali unggul sembilan poin atas rival terdekatnya

<p>Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan isu mengenai suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) tidak layak digunakan sebagai bahan kampanye Pilkada 2018.</p><p>"Para pemilih yang akan memilih kontestan tentunya jangan sampai masuk wilayah SARA, karena itu tidak layak digunakan sebagai bagian dari kampannye," ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (12/3).</p><p>Mantan Panglima TNI itu menjelaskan isu mengenai identitas politik tersebut, bila dimunculkan dalam kampanye dapat mengganggu persatuan, kesatuan, serta ketenteraman bangsa.</p><p>Oleh karena itu, ia menekankan kepada partai politik, para kontestan calon kepala daerah, para pendukung kandidat di Pilkada 2018, agar tidak melakukan langkah politik dengan memakai unsur SARA.</p><p>"Tidak hanya pilkada. Apakah itu pada pemilu presiden atau pemilu legislatif. Jangan dipakai (isu SARA). Saya kira partai politik sudah setuju masalah ini," tutur dia. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com