Kamis, 20 September 2018 | 22:32 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Karena Wabah Listeria, Omset Penjualan Melon di Australia Turun 90 Persen

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Sudah ada toko yang menyimpan stok buah melon lagi tapi mereka mengaku pelanggan tidak mau membelinya meski ada jaminan.
(Courtesy: AustraliaPlus) Sudah ada toko yang menyimpan stok buah melon lagi tapi mereka mengaku pelanggan tidak mau membelinya meski ada jaminan.
<p>Angka penjualan menunjukkan para konsumen di Australia masih tetap tidak yakin dengan klaim para pedagang kalau buah melon aman dikonsumsi. Hal ini telah menyebabkan para petani melon sekarang banyak yang menghancurkan sejumlah besar buah yang tidak dapat dijual.</p><p>Empat orang tewas dan beberapa lainnya jatuh sakit setelah memakan buah melon dari sebuah peternakan di Riverina di New South Wales.</p><p>Otoritas Pangan NSW menolak menyebutkan nama penanam melon tersebut, namun industri ini meminta mereka untuk diidentifikasi dan menjelaskan penyebab wabah tersebut.</p><p>"Saya tahu bahwa para petani akan mendukung Otoritas Pangan NSW untuk mengungkapkan nama dari produsen melon bermasalah itu….dan sampai saat ini tidak terjadi ... dan kami sangat ingin mendapatkan laporan itu," kata Diane Fullelove, manajer pengembangan asosiasi industri Melon Australia.</p><p>Dia mengatakan wabah itu terjadi hanya pada satu perkebunan melon dan asosiasinya menginginkan nama penanam melon bermasalah itu diungkapkan untuk melindungi reputasi petani lainnya.</p><p>"Kami memiliki reputasi yang kuat untuk semua buah dan sayuran kami yang bersih dan hijau dan kami tidak ingin satu peternakan membahayakan reputasi tersebut," katanya.</p><p>Permintaan melon di Australia telah turun 90 persen sejak kematian [akibat wabah listeria] dan menyebabkan penutupan pasar ekspor di Indonesia dan Singapura.</p><p>Pasar ekspor melon terbesar di Australia, Uni Emirat Arab, baru saja membuka kembali aksesnya.</p><p>Dengan permintaan yang sangat kecil untuk buah melon, semangka sekarang disimpan atau dihancurkan, menurut Fullelove.</p><div class="comp-embedded-float-right"> <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9540992-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-sizes="auto" data-src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9540992-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-srcset="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9540992-16x9-thumbnail.jpg?v=2 160w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9540992-16x9-small.jpg?v=2 220w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9540992-16x9-medium.jpg?v=2 460w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9540992-16x9-large.jpg?v=2 700w " title="melon" alt="melon" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">Melon dari semua peternakan di Australia telah diuji dan bebas dari listeria dan aman untuk dimakan.</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text7" > <p>Disediakan: Australian Melon Association</p> </div> </figcaption> </figure> </div></div><p>"Sebagian dari buah-buahan itu dibuang begitu saja, beberapa petani berharap kondisi usaha mereka dapat pulih pada sebagian musim tanam, namun ada pula yang memutuskan untuk menghancurkan tanaman mereka," katanya.</p><p>Kondisi lain yang menambah tekanan lebih lanjut adalah  buah-buahan dari utara Australia siap untuk dipanen dalam waktu sekitar enam minggu dan industri ini berharap agar masalah ini berhasil sebelum masa panen itu tiba.</p><div class="comp-embedded-float-right"> <div class="view-wysiwyg" > <div class="comp-rich-text clearfix" id="comp-rich-text8" > <p>Apa itu listeria</p><ul><li> Listeria adalah infeksi bakteri serius dan kadang fatal.</li><li>Gejala bisa berupa demam, sakit kepala, kram, sakit dan nyeri, mual dan diare</li><li>Bisa berakibat fatal pada bayi yang baru lahir, orang tua dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah</li></ul> </div> </div></div><p>Menurut manajer pengembangan asosiasi industri Melon Australia, Diane Fullelove, para petani sangat terganggu oleh wabah listeria dan penundaan tersebut.</p><p>"Orang-orang sangat marah dan saya tidak menyalahkan mereka, ini adalah penghidupan mereka, keluarga mereka, pekerja mereka tidak dapat mereka bayar, tagihan yang tidak dapat mereka bayar di kota-kota kecil Ini adalah situasi yang serius," katanya.</p><p>Sementara pengecer buah dan sayuran independen telah menjajakan kembali produk buah melon di toko mereka, namun mereka mengatakan bahwa para pelanggan mereka sama sekali tidak mempercayai produk tersebut.</p><p>Sementara itu, sejumlah supermarket besar dilaporkan masih bekerja sama dengan pemasok mereka untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi sebelum mereka memasarkan kembali buah melon di tokonya.</p><p>Seluruh petani melon di Australia yang berjumlah 15 orang telah menguji melon mereka dan memeriksa prosedur keselamatan produk mereka.</p><p>Otoritas industri dan makanan meyakinkan pelanggan bahwa semua melon yang dipasarkan di toko saat ini aman dikonsumsi.</p><p><a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/rural/2018-03-12/rockmelon-industry-wants-grower-named-after-listeria-outbreak/9539238" target="_self" title=""><em>Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.</em></a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 21:40 WIB

Langkat raih 3 kategori dalam lomba desa percontohan se-Sumut

Pemilihan Presiden 2019 | 20 September 2018 - 21:29 WIB

Beberapa tokoh GNPF Ulama masuk timses Prabowo-Sandiaga

Aktual Olahraga | 20 September 2018 - 21:12 WIB

Langkat tuan rumah sepeda nusantara 2018

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 20:44 WIB

Aplikasi E-Babinsa sangat membantu tingkatkan pelayanan kepada masyarakat

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com