Sabtu, 15 Desember 2018 | 22:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Wagub DKI ingatkan warga hentikan sedot air tanah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
<p>Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, akan mengingatkan warga untuk menghentikan menyedot air tanah. Dia akan mengimbau warga mengganti kebiasaan tersebut.</p><p>"Rumah-rumah juga karena masih banyak sekali rumah yang mengambil air termasuk rumah saya, jadi kita matikan. Palyja tadi sudah masuk dan kita mau sekarang seluruh masyarakat saling mengingatkan untuk stop ngambil air tanah," kata dia di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa (13/3).</p><p>Ia berharap penindakan terhadap penggunaan air tanah akan berdampak positif. Sebab, menurutnya, penurunan tanah di Jakarta sudah mengkhawatirkan.</p><p>"Karena penurunan kita karena penyedotan air tanah dan bisa dihindari dengan lebih disiplin dalam mengelola air kita. Gunakan air PAM, kita dorong berinvestasi untuk pipanisasinya. Kita stop mengambil air tanah," paparnya.</p><p>Pemerintah Provinsi DKI akan melakukan penindakan terhadap penggunaan air tanah, tidak hanya akan menyasar gedung-gedung, tapi juga terhadap rumah-rumah warga. “Tentunya sesuai dengan ketentuan, saya langsung cek juga rumah saya. Hari ini kita matikan yang airnya dari tanah. Setelah dari gedung ke rumah-rumah juga," tandasnya. (dody/Der)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Pendidikan | 15 Desember 2018 - 20:41 WIB

Menristek dorong mahasiwa memiliki semangat bela negara

<p>Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, akan mengingatkan warga untuk menghentikan menyedot air tanah. Dia akan mengimbau warga mengganti kebiasaan tersebut.</p><p>"Rumah-rumah juga karena masih banyak sekali rumah yang mengambil air termasuk rumah saya, jadi kita matikan. Palyja tadi sudah masuk dan kita mau sekarang seluruh masyarakat saling mengingatkan untuk stop ngambil air tanah," kata dia di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa (13/3).</p><p>Ia berharap penindakan terhadap penggunaan air tanah akan berdampak positif. Sebab, menurutnya, penurunan tanah di Jakarta sudah mengkhawatirkan.</p><p>"Karena penurunan kita karena penyedotan air tanah dan bisa dihindari dengan lebih disiplin dalam mengelola air kita. Gunakan air PAM, kita dorong berinvestasi untuk pipanisasinya. Kita stop mengambil air tanah," paparnya.</p><p>Pemerintah Provinsi DKI akan melakukan penindakan terhadap penggunaan air tanah, tidak hanya akan menyasar gedung-gedung, tapi juga terhadap rumah-rumah warga. “Tentunya sesuai dengan ketentuan, saya langsung cek juga rumah saya. Hari ini kita matikan yang airnya dari tanah. Setelah dari gedung ke rumah-rumah juga," tandasnya. (dody/Der)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com