Selasa, 26 Juni 2018 | 00:13 WIB

Daftar | Login

/

Wagub DKI ingatkan warga hentikan sedot air tanah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
<p>Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, akan mengingatkan warga untuk menghentikan menyedot air tanah. Dia akan mengimbau warga mengganti kebiasaan tersebut.</p><p>"Rumah-rumah juga karena masih banyak sekali rumah yang mengambil air termasuk rumah saya, jadi kita matikan. Palyja tadi sudah masuk dan kita mau sekarang seluruh masyarakat saling mengingatkan untuk stop ngambil air tanah," kata dia di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa (13/3).</p><p>Ia berharap penindakan terhadap penggunaan air tanah akan berdampak positif. Sebab, menurutnya, penurunan tanah di Jakarta sudah mengkhawatirkan.</p><p>"Karena penurunan kita karena penyedotan air tanah dan bisa dihindari dengan lebih disiplin dalam mengelola air kita. Gunakan air PAM, kita dorong berinvestasi untuk pipanisasinya. Kita stop mengambil air tanah," paparnya.</p><p>Pemerintah Provinsi DKI akan melakukan penindakan terhadap penggunaan air tanah, tidak hanya akan menyasar gedung-gedung, tapi juga terhadap rumah-rumah warga. “Tentunya sesuai dengan ketentuan, saya langsung cek juga rumah saya. Hari ini kita matikan yang airnya dari tanah. Setelah dari gedung ke rumah-rumah juga," tandasnya. (dody/Der)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 25 Juni 2018 - 22:06 WIB

Mahasiswa UMM ciptakan prototipe mesin cuci tanpa listrik

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:56 WIB

Amankan Pilkada Serentak, Polres Sukoharjo turunkan 452 personel

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:36 WIB

KPU Purwakarta prioritaskan distribusi logistik Pilkada ke kecamatan terjauh

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:27 WIB

Jaga netralitas, TNI dilarang berada dekat TPS

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 21:15 WIB

Sembilan TPS rawan konflik Solo dijaga 10.050 aparat gabungan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com