Senin, 17 Desember 2018 | 18:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

KPK masih periksa tujuh orang terkena OTT di PN Tangerang

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
<p>Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, tujuh orang yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Banten, terdiri dari hakim, panitera pengganti, pengacara, dan pihak swasta. Mereka masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.</p><p>KPK akan mengumumkan status hukum terhadap tujuh orang itu sore nanti, Selasa (13/3).</p><p>“Hari ini hasilnya kita sampaikan karena setelah kegiatan dilakukan masih ada watu yang diberikan undang-undang maksimal 24 jam," kata Febri Diansyah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa siang. </p><p>Ke-7 orang tersebut terkena OTT yang dilancarkan Tim Satgas KPK pada Senin, (12/3) sore. Mereka diduga melakukan pemufakatan jahat untuk memuluskan perkara perdata yang sedang berproses di Pengadilan Negeri Tangerang. KPK mengamankan sejumlah uang yang diduga akan dijadikan alat suap. (dody/Der)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 17 Desember 2018 - 17:55 WIB

Sembilan orang tewas akibat bom mobil di Suriah

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 17:33 WIB

KPU jamin hak pemilih yang belum masuk DPT

Pileg 2019 | 17 Desember 2018 - 17:12 WIB

Jokowi sebut caleg PKB punya militansi tinggi

<p>Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, tujuh orang yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Banten, terdiri dari hakim, panitera pengganti, pengacara, dan pihak swasta. Mereka masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.</p><p>KPK akan mengumumkan status hukum terhadap tujuh orang itu sore nanti, Selasa (13/3).</p><p>“Hari ini hasilnya kita sampaikan karena setelah kegiatan dilakukan masih ada watu yang diberikan undang-undang maksimal 24 jam," kata Febri Diansyah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa siang. </p><p>Ke-7 orang tersebut terkena OTT yang dilancarkan Tim Satgas KPK pada Senin, (12/3) sore. Mereka diduga melakukan pemufakatan jahat untuk memuluskan perkara perdata yang sedang berproses di Pengadilan Negeri Tangerang. KPK mengamankan sejumlah uang yang diduga akan dijadikan alat suap. (dody/Der)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com