Minggu, 16 Desember 2018 | 18:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Pesawat jatuh di Kathmandu, korban selamat alami 'ledakan keras'

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<figure> <img alt="nepal" src="http://c.files.bbci.co.uk/CE5D/production/_100392825_epa-tv045494122.jpg" height="549" width="976" /> <footer>EPA</footer> <figcaption>Tim tanggap darurat berada di lokasi jatuhnya pesawat di Bandara Tribhuvan, Kathmandu.</figcaption> </figure><p>Setidaknya 49 orang meninggal dan lebih dari 20 luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis, setelah pesawat yang mereka tumpangi jatuh saat mendarat di bandar udara di Kathmandu, Nepal, Senin (12/03) sore waktu setempat.</p><p>Para saksi mata mengatakan pesawat jatuh dan terbakar saat mencoba mendarat untuk kedua kalinya. </p><p>Salah satu korban yang selamat, Basanta Bohora, warga Nepal yang sehari-hari bekerja sebagai staf biro perjalanan mengatakan pesawat mulai memperlihatkan gelala-gejala yang tak biasa saat mendekati Kathmandu.</p><p>&quot;Tiba-tiba saja pesawat berguncang keras dan kemudian terdengar suara ledakan yang sangat keras,&quot; kata Bohora kepada Kathmandu Post.</p><p>&quot;Saya duduk di dekat jendela dan bisa memecah kaca jendela,&quot; tambahnya.</p><p>&quot;Setelah keluar dari pesawat saya tak ingat lagi apa yang terjadi. Seseorang membawa saya ke rumah sakit ... saya mengalami luka-luka di bagian kepala dan kaki. Saya beruntung bisa selamat,&quot; katanya.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-39376365">Tak dapat kelas bisnis, anggota parlemen India pukuli pramugara </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-38826069">Puluhan burung elang dinaikkan pesawat ke Jeddah untuk perburuan </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/vert-fut-40474757">'Kuburan' pesawat-pesawat yang tak digunakan lagi</a></li> </ul><p>Shradha Giri, yang menyaksikan insiden itu dari pesawat lain di landasan pacu, mengutarakan kepada BBC.</p><p>&quot;Ada banyak kekacauan di sana, banyak petugas keamanan berlarian, banyak ambulans dan truk pemadam kebakaran mendekati tempat jatuhnya pesawat,&quot; papar Giri.</p><p>&quot;Membuat saya dan putri saya yang masih kecil menjadi trauma. Semua orang terguncang karena kejadian seperti itu berlangsung di depan mata kami,&quot; sambungnya. </p><h3>Kegagalan komunikasi</h3><p>Sejauh ini belum diketahui secara pasti mengapa pesawat jatuh, namun penyelidikan dilaporkan difokuskan pada kegagalan komunikasi antara pesawat dan menara kontrol. </p><p>Maskapai swasta Bangladesh yang mengoperasikan pesawat, US-Bangla, menuduh kesalahan ada pada petugas di menara kontrol.</p><p>&quot;Menara kontrol memberi perintah yang salah. Pilot kami tidak melakukan kesalahan,&quot; kata Imran Asif, direktur US-Bangla, kepada wartawan di kantornya di Dhaka.</p><p>Ia menyebut pilotnya sangat berpengalaman. &quot;Jam terbangnya lebih dari 5.000. Perintah dari menara kontrol tak jelas,&quot; katanya.</p><p>Namun pengelola bandara menyatakan pesawat mendekati landasan dari arah yang salah.</p><p>&quot;Pesawat diberi izin untuk mendarat dari sisi selatan ... tapi pesawat mendarat dari arah utara. Kami tak tahu mengapa sampai terjadi pendaratan yang tak biasa ini,&quot; ujar Sanjiv Gautam, direktur jenderal Badan Penerbangan Sipil Nepal, seperti dikutip <em>Kathmandu Post</em>.</p><figure> <img alt="Bohora" src="http://c.files.bbci.co.uk/84E3/production/_100391043_6b78cbab-b441-4148-b2bf-59df63a9b27a.jpg" height="549" width="976" /> <footer>EPA</footer> <figcaption>Bohora, korban selamat, memecahkan kaca jendela untuk keluar dari badan pesawat. Ia menjalani perawatan di rumah sakit.</figcaption> </figure><h3>Penyelidikan</h3><p>Manajer bandara, Raj Kumar Chettri, kepada kantor berita <em>Reuters</em> mengatakan pesawat menabrak pagar sebelum menyentuh landasan. </p><p>&quot;Mestinya pesawat mendekati landasan dari arah yang semestinya,&quot; katanya.</p><p>Perdana Menteri Nepal, KP Sharma Oli, berjanji bahwa penyelidikan akan dilakukan secara komprehensif.</p><p>Pesawat berusia 17 tahun ini tengah melayani rute Dhaka-Kathmandu saat jatuh. Sebagian besar penumpang berkewarganegaraan Bangladesh dan Nepal. Jumlah total penumpang dan awak pesawat 71 orang.</p><p>Beberapa pihak mengatakan ini adalah salah satu kecelakaan penerbangan terburuk di Nepal dalam beberapa dekade terakhir. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Badminton | 16 Desember 2018 - 18:36 WIB

Hafiz/Gloria tak ingin terbebani prestasi Owi/Butet

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 18:24 WIB

Presiden minta masyarakat tak tanam kelapa sawit

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 18:10 WIB

Gempa M 6,1 guncang Keerom, Papua

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 17:52 WIB

Presiden bagikan 31.998 hektare SK Perhutanan Sosial Jambi

Megapolitan | 16 Desember 2018 - 17:38 WIB

Ini faktor penyebab mahalnya hunian di Jakarta

<figure> <img alt="nepal" src="http://c.files.bbci.co.uk/CE5D/production/_100392825_epa-tv045494122.jpg" height="549" width="976" /> <footer>EPA</footer> <figcaption>Tim tanggap darurat berada di lokasi jatuhnya pesawat di Bandara Tribhuvan, Kathmandu.</figcaption> </figure><p>Setidaknya 49 orang meninggal dan lebih dari 20 luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis, setelah pesawat yang mereka tumpangi jatuh saat mendarat di bandar udara di Kathmandu, Nepal, Senin (12/03) sore waktu setempat.</p><p>Para saksi mata mengatakan pesawat jatuh dan terbakar saat mencoba mendarat untuk kedua kalinya. </p><p>Salah satu korban yang selamat, Basanta Bohora, warga Nepal yang sehari-hari bekerja sebagai staf biro perjalanan mengatakan pesawat mulai memperlihatkan gelala-gejala yang tak biasa saat mendekati Kathmandu.</p><p>&quot;Tiba-tiba saja pesawat berguncang keras dan kemudian terdengar suara ledakan yang sangat keras,&quot; kata Bohora kepada Kathmandu Post.</p><p>&quot;Saya duduk di dekat jendela dan bisa memecah kaca jendela,&quot; tambahnya.</p><p>&quot;Setelah keluar dari pesawat saya tak ingat lagi apa yang terjadi. Seseorang membawa saya ke rumah sakit ... saya mengalami luka-luka di bagian kepala dan kaki. Saya beruntung bisa selamat,&quot; katanya.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-39376365">Tak dapat kelas bisnis, anggota parlemen India pukuli pramugara </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-38826069">Puluhan burung elang dinaikkan pesawat ke Jeddah untuk perburuan </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/vert-fut-40474757">'Kuburan' pesawat-pesawat yang tak digunakan lagi</a></li> </ul><p>Shradha Giri, yang menyaksikan insiden itu dari pesawat lain di landasan pacu, mengutarakan kepada BBC.</p><p>&quot;Ada banyak kekacauan di sana, banyak petugas keamanan berlarian, banyak ambulans dan truk pemadam kebakaran mendekati tempat jatuhnya pesawat,&quot; papar Giri.</p><p>&quot;Membuat saya dan putri saya yang masih kecil menjadi trauma. Semua orang terguncang karena kejadian seperti itu berlangsung di depan mata kami,&quot; sambungnya. </p><h3>Kegagalan komunikasi</h3><p>Sejauh ini belum diketahui secara pasti mengapa pesawat jatuh, namun penyelidikan dilaporkan difokuskan pada kegagalan komunikasi antara pesawat dan menara kontrol. </p><p>Maskapai swasta Bangladesh yang mengoperasikan pesawat, US-Bangla, menuduh kesalahan ada pada petugas di menara kontrol.</p><p>&quot;Menara kontrol memberi perintah yang salah. Pilot kami tidak melakukan kesalahan,&quot; kata Imran Asif, direktur US-Bangla, kepada wartawan di kantornya di Dhaka.</p><p>Ia menyebut pilotnya sangat berpengalaman. &quot;Jam terbangnya lebih dari 5.000. Perintah dari menara kontrol tak jelas,&quot; katanya.</p><p>Namun pengelola bandara menyatakan pesawat mendekati landasan dari arah yang salah.</p><p>&quot;Pesawat diberi izin untuk mendarat dari sisi selatan ... tapi pesawat mendarat dari arah utara. Kami tak tahu mengapa sampai terjadi pendaratan yang tak biasa ini,&quot; ujar Sanjiv Gautam, direktur jenderal Badan Penerbangan Sipil Nepal, seperti dikutip <em>Kathmandu Post</em>.</p><figure> <img alt="Bohora" src="http://c.files.bbci.co.uk/84E3/production/_100391043_6b78cbab-b441-4148-b2bf-59df63a9b27a.jpg" height="549" width="976" /> <footer>EPA</footer> <figcaption>Bohora, korban selamat, memecahkan kaca jendela untuk keluar dari badan pesawat. Ia menjalani perawatan di rumah sakit.</figcaption> </figure><h3>Penyelidikan</h3><p>Manajer bandara, Raj Kumar Chettri, kepada kantor berita <em>Reuters</em> mengatakan pesawat menabrak pagar sebelum menyentuh landasan. </p><p>&quot;Mestinya pesawat mendekati landasan dari arah yang semestinya,&quot; katanya.</p><p>Perdana Menteri Nepal, KP Sharma Oli, berjanji bahwa penyelidikan akan dilakukan secara komprehensif.</p><p>Pesawat berusia 17 tahun ini tengah melayani rute Dhaka-Kathmandu saat jatuh. Sebagian besar penumpang berkewarganegaraan Bangladesh dan Nepal. Jumlah total penumpang dan awak pesawat 71 orang.</p><p>Beberapa pihak mengatakan ini adalah salah satu kecelakaan penerbangan terburuk di Nepal dalam beberapa dekade terakhir. </p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com