Minggu, 16 Desember 2018 | 11:56 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

DPRD minta Dishub Medan tertibkan loket otobus di Jalan Sisingamangaraja

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Amsal/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Amsal/Radio Elshinta
<p>DPRD meminta agar Dinas Perhubungan Kota Medan segera menertibkan loket atau stasiun otobus dari kawasan Jalan Sisingamangaraja hingga persimpangan Jalan Tritura atau Marindal Medan, yang menjadi salah satu penyebab terjadinya kemacetan karena posisinya berada di inti kota.</p><p>Sebagaimana disampaikan Anggota Komisi D DPRD Medan, Gofried Effendi Lubis kepada wartawan, Senin (12/03) menyebutkan, untuk kawasan Jalan Sisingamangaraja hingga persimpangan Jalan Tritura atau Marindal seharus sudah tidak ada stasiun maupun loket oto bus yang menjual tiket maupun menaikkan dan menurun penumpang, seperti dilaporkan&nbsp;<i>Kontributor Elshinta, Amsal.</i></p><p> Maka untuk itulah, Ia meminta agar Dinas Perhubungan Kota Medan berkordinasi dengan pihak kecamatan dan Satlantas Polrestabes Medan untuk menertibkannya. Terlebih lagi kehadiran armada yang dipergunakan mulai dari minibus dan bus ini tentunya sangat menganggu kelancaran arus lalulintas yang terjadi tidak hanya pada hari efektifitas jam kerja namun juga terjadi pada hari libur. </p><p> Terkait itu, seharusnya pihak Dinas Perhubungan tidak mengeluarkan izin loket maupun stasiun oto bus mengingat akan dampak kemacatan yang ditimbulkan. Adapun kawasan yang menjadi rawan kemacatan akibat kehadiran loket maupun stasiun bus, yakni dikawasan Jalan Sisingamangaraja disamping SPBU atau depan Masjid Raya, Persimpangan Jalan HM Jhoni sampai kawasan stadion Teladan dan Jalan Garu I hingga Garu III yang seharus loket maupun stasiun oto bus tersebut tidak ada. </p><p><br></p><p> Penulis: Andi Juandi </p><p> Editor: Sigit Kurniawan</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 11:38 WIB

Perbesar peluang ke Eropa, Reims tundukkan Strasbourg

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:29 WIB

Gagasan PSI soal poligami dinilai tak cerminkan sikap toleran

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:16 WIB

Presiden umumkan kenaikan tunjangan Babinsa

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 10:39 WIB

Penalti Ronaldo jadi penentu kemenangan Juve atas Torino

Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 10:28 WIB

Dortmund kembali unggul sembilan poin atas rival terdekatnya

<p>DPRD meminta agar Dinas Perhubungan Kota Medan segera menertibkan loket atau stasiun otobus dari kawasan Jalan Sisingamangaraja hingga persimpangan Jalan Tritura atau Marindal Medan, yang menjadi salah satu penyebab terjadinya kemacetan karena posisinya berada di inti kota.</p><p>Sebagaimana disampaikan Anggota Komisi D DPRD Medan, Gofried Effendi Lubis kepada wartawan, Senin (12/03) menyebutkan, untuk kawasan Jalan Sisingamangaraja hingga persimpangan Jalan Tritura atau Marindal seharus sudah tidak ada stasiun maupun loket oto bus yang menjual tiket maupun menaikkan dan menurun penumpang, seperti dilaporkan&nbsp;<i>Kontributor Elshinta, Amsal.</i></p><p> Maka untuk itulah, Ia meminta agar Dinas Perhubungan Kota Medan berkordinasi dengan pihak kecamatan dan Satlantas Polrestabes Medan untuk menertibkannya. Terlebih lagi kehadiran armada yang dipergunakan mulai dari minibus dan bus ini tentunya sangat menganggu kelancaran arus lalulintas yang terjadi tidak hanya pada hari efektifitas jam kerja namun juga terjadi pada hari libur. </p><p> Terkait itu, seharusnya pihak Dinas Perhubungan tidak mengeluarkan izin loket maupun stasiun oto bus mengingat akan dampak kemacatan yang ditimbulkan. Adapun kawasan yang menjadi rawan kemacatan akibat kehadiran loket maupun stasiun bus, yakni dikawasan Jalan Sisingamangaraja disamping SPBU atau depan Masjid Raya, Persimpangan Jalan HM Jhoni sampai kawasan stadion Teladan dan Jalan Garu I hingga Garu III yang seharus loket maupun stasiun oto bus tersebut tidak ada. </p><p><br></p><p> Penulis: Andi Juandi </p><p> Editor: Sigit Kurniawan</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com