Senin, 17 Desember 2018 | 18:02 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

PM Inggris sebut Rusia dalang serangan racun saraf pada mata-mata

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2p5EVYb
Sumber Foto: http://bit.ly/2p5EVYb
<p>Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan pada Senin bahwa Moskow "sangat patut" bertanggung jawab atas keracunan mantan mata-mata ganda Rusia Sergei Skripal dan putrinya di Inggris, dengan menggunakan racun saraf kelas militer.</p><p>May mengatakan kepada parlemen bahwa Rusia secara langsung bertanggung jawab baik karena meracuni atau mengizinkan racun saraf tersebut berpindah tangan ke orang lain. London memberi Rusia hingga Selasa malam untuk menjelaskan penggunaan racun tersebut.</p><p>Pejabat Inggris mengenali senyawa itu sebagai bagian dari kelompok racun saraf Novichok, yang dikembangkan militer Soviet selama 1970-an dan 1980-an, kata May.</p><p>Skripal, 66, dan putrinya, yang berusia 33 tahun, Yulia, berada di rumah sakit dalam keadaan gawat sejak ditemukan tidak sadar di bangku di luar pusat perbelanjaan di kota Salisbury pada 4 Maret.&nbsp;"Jika tidak ada tanggapan memadai, kami akan menyimpulkan bahwa tindakan ini sesuai dengan penggunaan kekuatan melanggar hukum oleh negara Rusia terhadap Inggris Raya," katanya, menyebut serangan tersebut sebagai tindakan "sembrono dan tercela".</p><p>Kementerian Luar Negeri Rusia membalas dengan segera, dengan mengatakan bahwa pernyataan May adalah "pertunjukan sirkus" dan merupakan bagian dari kampanye informasi politik melawan Rusia. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 17 Desember 2018 - 17:55 WIB

Sembilan orang tewas akibat bom mobil di Suriah

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 17:33 WIB

KPU jamin hak pemilih yang belum masuk DPT

Pileg 2019 | 17 Desember 2018 - 17:12 WIB

Jokowi sebut caleg PKB punya militansi tinggi

<p>Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan pada Senin bahwa Moskow "sangat patut" bertanggung jawab atas keracunan mantan mata-mata ganda Rusia Sergei Skripal dan putrinya di Inggris, dengan menggunakan racun saraf kelas militer.</p><p>May mengatakan kepada parlemen bahwa Rusia secara langsung bertanggung jawab baik karena meracuni atau mengizinkan racun saraf tersebut berpindah tangan ke orang lain. London memberi Rusia hingga Selasa malam untuk menjelaskan penggunaan racun tersebut.</p><p>Pejabat Inggris mengenali senyawa itu sebagai bagian dari kelompok racun saraf Novichok, yang dikembangkan militer Soviet selama 1970-an dan 1980-an, kata May.</p><p>Skripal, 66, dan putrinya, yang berusia 33 tahun, Yulia, berada di rumah sakit dalam keadaan gawat sejak ditemukan tidak sadar di bangku di luar pusat perbelanjaan di kota Salisbury pada 4 Maret.&nbsp;"Jika tidak ada tanggapan memadai, kami akan menyimpulkan bahwa tindakan ini sesuai dengan penggunaan kekuatan melanggar hukum oleh negara Rusia terhadap Inggris Raya," katanya, menyebut serangan tersebut sebagai tindakan "sembrono dan tercela".</p><p>Kementerian Luar Negeri Rusia membalas dengan segera, dengan mengatakan bahwa pernyataan May adalah "pertunjukan sirkus" dan merupakan bagian dari kampanye informasi politik melawan Rusia. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com