Kamis, 20 September 2018 | 04:36 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Presiden berharap Indonesia-Kazakhstan representasikan Islam damai sejahtera

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2GmONV9
Sumber Foto: http://bit.ly/2GmONV9
<p>Presiden Joko Widodo berharap Indonesia dan Kazakhstan sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia dapat merepresentasikan Islam damai dan mensejahterakan masyarakat.</p><p>"Bisa merepresentasikan, bisa menunjukan Islam yang damai, sejahtera, memberikan kesejahteraan untuk masyarakatnya," kata Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf menjelaskan perbincangan Presiden Jokowi dengan delegasi Senat Parlemen Kazakhstan di Istana Merdeka pada Selasa (13/3).</p><p>Menurut Nurhayati, Presiden menyampaikan kedua negara harus bekerja sama dalam merealisasikan kemerdekaan Palestina.</p><p>Dalam pertemuan itu, Jokowi juga meminta dukungan Kazakhstan dalam pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan Keamanan PBB. "Presiden Jokowi juga mengundang Kazakhstan untuk hadir berpartisipasi dalam Trade Expo di Indonesia bulan Oktober dan ini juga diberikan tanggapan positif oleh tamu kita," jelas Nurhayati.</p><p>Sementara itu Ketua Senat Parlemen Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev menyampaikan undangan kepada Presiden Jokowi untuk berkunjung ke Kazakhstan pada 10 Oktober untuk menghadiri Konferensi Pertemuan Keagamaan Politis di Astana. Presiden diminta untuk memberikan sambutan merepresentasikan Indonesia sebagai negara dengan kekayaan suku budaya yang beragam dengan populasi muslim terbesar. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com