Senin, 17 Desember 2018 | 18:09 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kata ahli soal keramas

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ilustrasi keramas. Sumber foto: http://bit.ly/2FFTTdG
Ilustrasi keramas. Sumber foto: http://bit.ly/2FFTTdG
<p>Ahli dermatologi sekaligus pakar rambut, Dr. Francesca Fusco mengungkapkan seberapa sering harus keramas tergantung pada jenis kulit dan rambut.<br></p><p>"Secara umum, dengan mempertimbangkan semua jenis kulit dan jenis rambut, minimal seminggu sekali sudah cukup. Nah, jika Anda cenderung memiliki kulit kepala yang benar-benar berminyak, maka tak masalah untuk keramas setiap hari," kata dia.</p><p>Selain itu, Anda juga harus benar-benar memilih shampo yang paling sesuai untuk jenis rambut dan kulit kepala Anda. "Jika Anda menggunakan banyak produk styling, Anda mungkin merasa perlu mencuci rambut Anda lebih sering, ini normal dan menyehatkan bila dilakukan," tutur Fusco.</p><p>Sementara itu, untuk melihat tanda-tanda lain harus keramas, perhatikan kulit kepala Anda, jika terasa gatal yang tidak biasa, ada aroma tak enak, pada rambut mulai terasa sakit, berarti saatnya keramas.</p><p>Fusco menambahkan, salah satu kesalahan yang paling sering orang lakukan adalah jika kulit kepala mereka terasa gatal dan kering, mereka tidak keramas menggunakan shampo.</p><p>Selain alasan kosmetik seperti ketombe, mengatasi kulit kepala yang bau, dan rambut yang terbebani oleh minyak, keramas tidak teratur tidak akan menghilangkan bakteri, dan sel kulit mati. Demikian seperti dilansir laman Health.com. (Ant) </p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 17 Desember 2018 - 17:55 WIB

Sembilan orang tewas akibat bom mobil di Suriah

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 17:33 WIB

KPU jamin hak pemilih yang belum masuk DPT

Pileg 2019 | 17 Desember 2018 - 17:12 WIB

Jokowi sebut caleg PKB punya militansi tinggi

<p>Ahli dermatologi sekaligus pakar rambut, Dr. Francesca Fusco mengungkapkan seberapa sering harus keramas tergantung pada jenis kulit dan rambut.<br></p><p>"Secara umum, dengan mempertimbangkan semua jenis kulit dan jenis rambut, minimal seminggu sekali sudah cukup. Nah, jika Anda cenderung memiliki kulit kepala yang benar-benar berminyak, maka tak masalah untuk keramas setiap hari," kata dia.</p><p>Selain itu, Anda juga harus benar-benar memilih shampo yang paling sesuai untuk jenis rambut dan kulit kepala Anda. "Jika Anda menggunakan banyak produk styling, Anda mungkin merasa perlu mencuci rambut Anda lebih sering, ini normal dan menyehatkan bila dilakukan," tutur Fusco.</p><p>Sementara itu, untuk melihat tanda-tanda lain harus keramas, perhatikan kulit kepala Anda, jika terasa gatal yang tidak biasa, ada aroma tak enak, pada rambut mulai terasa sakit, berarti saatnya keramas.</p><p>Fusco menambahkan, salah satu kesalahan yang paling sering orang lakukan adalah jika kulit kepala mereka terasa gatal dan kering, mereka tidak keramas menggunakan shampo.</p><p>Selain alasan kosmetik seperti ketombe, mengatasi kulit kepala yang bau, dan rambut yang terbebani oleh minyak, keramas tidak teratur tidak akan menghilangkan bakteri, dan sel kulit mati. Demikian seperti dilansir laman Health.com. (Ant) </p><p><br></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com