Minggu, 16 Desember 2018 | 18:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Dua kapal bersenjata lengkap jaga Kalbar

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Sumber Foto : http://bit.ly/2paR25F
Sumber Foto : http://bit.ly/2paR25F
<p>Sebanyak 2 unit kapal bersenjata lengkap berpatroli selama 10 hari di wilayah perairan dan perbatasan Kalimantan Barat guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas serta penyelundupan narkoba di jalur perairan perbatasan Kalimantan Barat.</p><p>Hal ini disampaikan oleh Dirpolair Polda Kalimantan Barat, Kombes Alex Fauzi Razak seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Nasir Putra, Selasa (13/3). Patroli tersebut dimaksudkan untuk menjaga Kamtibmas yakni menjaga di wilayah Provinsi Kalimantan Barat.</p><p>Jajaran Direktorat Polisi Perairan Polda Kalimantan Barat melaksanakan patroli di sepanjang Wilayah perairan dan perbatasan Kalimantan Barat patroli yang digelar selama 10 hari ini menerjunkan dua kapal yakni kapal patroli Antasena dan kapal patroli Kepondang BKO Mabes Polri patroli.</p><p>Tujuan daripada patroli tersebut ialah menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kalimantan Barat agar tetap kondusif dan aman. Selain itu Patrol yang juga bertujuan untuk mengantisipasi masuknya penyelundupan narkoba melalui jalur perairan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.</p><p>“Pertama adalah kita untuk menjaga situasi Kamtibmas yang ada di wilayah hukum Polda Kalbar ini tetap kondusif aman. Kedua kita memang melihat untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi sesuai dengan apa yang telah terjadi beberapa waktu yang lalu seperti penangkapan narkoba di Kepulauan Riau,” paparnya.</p><p>Ia menambahkan, oleh karenanya, tidak menutup kemungkinan akan ada lagi yang masuk tapi tidak melalui Riau mungkin lewat perairan Kal-Bar. “Jadi kita mengantisipasi itu sesuai dengan yang tadi saya sampaikan, bahwa modus operandi daripada orang yang melakukan suatu tindakan pidana seperti balon jika badan ditekan dia sisi maka di sisi lain akan muncul,” tandas Alex.&nbsp;</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Badminton | 16 Desember 2018 - 18:36 WIB

Hafiz/Gloria tak ingin terbebani prestasi Owi/Butet

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 18:24 WIB

Presiden minta masyarakat tak tanam kelapa sawit

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 18:10 WIB

Gempa M 6,1 guncang Keerom, Papua

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 17:52 WIB

Presiden bagikan 31.998 hektare SK Perhutanan Sosial Jambi

Megapolitan | 16 Desember 2018 - 17:38 WIB

Ini faktor penyebab mahalnya hunian di Jakarta

Megapolitan | 16 Desember 2018 - 17:25 WIB

19.612 wisatawan kunjungi Pulau Pramuka sepanjang 2018

<p>Sebanyak 2 unit kapal bersenjata lengkap berpatroli selama 10 hari di wilayah perairan dan perbatasan Kalimantan Barat guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas serta penyelundupan narkoba di jalur perairan perbatasan Kalimantan Barat.</p><p>Hal ini disampaikan oleh Dirpolair Polda Kalimantan Barat, Kombes Alex Fauzi Razak seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Nasir Putra, Selasa (13/3). Patroli tersebut dimaksudkan untuk menjaga Kamtibmas yakni menjaga di wilayah Provinsi Kalimantan Barat.</p><p>Jajaran Direktorat Polisi Perairan Polda Kalimantan Barat melaksanakan patroli di sepanjang Wilayah perairan dan perbatasan Kalimantan Barat patroli yang digelar selama 10 hari ini menerjunkan dua kapal yakni kapal patroli Antasena dan kapal patroli Kepondang BKO Mabes Polri patroli.</p><p>Tujuan daripada patroli tersebut ialah menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kalimantan Barat agar tetap kondusif dan aman. Selain itu Patrol yang juga bertujuan untuk mengantisipasi masuknya penyelundupan narkoba melalui jalur perairan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.</p><p>“Pertama adalah kita untuk menjaga situasi Kamtibmas yang ada di wilayah hukum Polda Kalbar ini tetap kondusif aman. Kedua kita memang melihat untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi sesuai dengan apa yang telah terjadi beberapa waktu yang lalu seperti penangkapan narkoba di Kepulauan Riau,” paparnya.</p><p>Ia menambahkan, oleh karenanya, tidak menutup kemungkinan akan ada lagi yang masuk tapi tidak melalui Riau mungkin lewat perairan Kal-Bar. “Jadi kita mengantisipasi itu sesuai dengan yang tadi saya sampaikan, bahwa modus operandi daripada orang yang melakukan suatu tindakan pidana seperti balon jika badan ditekan dia sisi maka di sisi lain akan muncul,” tandas Alex.&nbsp;</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.&nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com