Senin, 23 Juli 2018 | 22:43 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Terjaring OTT, dua aparat PN Tangerang akan diberhentikan sementara

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2IpvcEf
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2IpvcEf
<p>Mahkamah Agung (MA) akan memberhentikan sementara dua orang aparat pengadilan di Pengadilan Negeri Tangerang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.</p><p>"Kalau KPK menetapkan mereka sebagai tersangka maka kami akan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu untuk menghentikan sementara yang bersangkutan dari seluruh tugas, fungsi, dan jabatannya, atau statusnya sebagai pegawai negeri," kata juru bicara MA Suhadi menyatakan di Jakarta, Selasa (13/3).</p><p>Sementara itu, bila perkara ini sudah diputus oleh pengadilan dan berkekuatan hukum tetap, MA akan mengambil tindakan lebih jauh. Bila dua aparat pengadilan tertangkap tangan KPK ini kemudian dinyatakan sebagai terpidana dan berkekuatan hukum tetap, Suhadi mengatakan MA akan memberhentikan keduanya secara definitif. "Tetapi kalau dibebaskan dan dinyatakan tidak bersalah, tentu sesuai ketentuan yang berlaku keduanya akan direhabilitasi," kata Suhadi.</p><p>Lebih lanjut Suhadi mengungkapkan bahwa dua orang aparat pengadilan yang tertangkap tangan adalah satu orang hakim dan seorang panitera pengganti.</p><p>Suhadi sendiri mengaku belum mengetahui apa motif dari perkara tersebut. "Ya belum jelas juga, nanti itu dari KPK untuk menjelaskan," pungkas Suhadi.</p><p>KPK melakukan OTT terhadap seorang panitera pengganti dan seorang hakim di PN Tangerang, pada Senin (12/3). (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:51 WIB

1.981 kosmetik ilegal disita BPOM Kendari

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:37 WIB

Stadion Jakabaring rusak, Menpora tunggu ketegasan PSSI

Politik | 23 Juli 2018 - 21:17 WIB

Masa jabatan Presiden dan Wapres untuk regenerasi

Bencana Alam | 23 Juli 2018 - 20:54 WIB

Musim kemarau, ribuan hektar sawah di Jabar alami kekeringan

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 20:45 WIB

Menperin: IKM bisa ikut bangun `green diesel`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com