Senin, 22 Oktober 2018 | 05:11 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Terjaring OTT, dua aparat PN Tangerang akan diberhentikan sementara

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2IpvcEf
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2IpvcEf
<p>Mahkamah Agung (MA) akan memberhentikan sementara dua orang aparat pengadilan di Pengadilan Negeri Tangerang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.</p><p>"Kalau KPK menetapkan mereka sebagai tersangka maka kami akan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu untuk menghentikan sementara yang bersangkutan dari seluruh tugas, fungsi, dan jabatannya, atau statusnya sebagai pegawai negeri," kata juru bicara MA Suhadi menyatakan di Jakarta, Selasa (13/3).</p><p>Sementara itu, bila perkara ini sudah diputus oleh pengadilan dan berkekuatan hukum tetap, MA akan mengambil tindakan lebih jauh. Bila dua aparat pengadilan tertangkap tangan KPK ini kemudian dinyatakan sebagai terpidana dan berkekuatan hukum tetap, Suhadi mengatakan MA akan memberhentikan keduanya secara definitif. "Tetapi kalau dibebaskan dan dinyatakan tidak bersalah, tentu sesuai ketentuan yang berlaku keduanya akan direhabilitasi," kata Suhadi.</p><p>Lebih lanjut Suhadi mengungkapkan bahwa dua orang aparat pengadilan yang tertangkap tangan adalah satu orang hakim dan seorang panitera pengganti.</p><p>Suhadi sendiri mengaku belum mengetahui apa motif dari perkara tersebut. "Ya belum jelas juga, nanti itu dari KPK untuk menjelaskan," pungkas Suhadi.</p><p>KPK melakukan OTT terhadap seorang panitera pengganti dan seorang hakim di PN Tangerang, pada Senin (12/3). (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

<p>Mahkamah Agung (MA) akan memberhentikan sementara dua orang aparat pengadilan di Pengadilan Negeri Tangerang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.</p><p>"Kalau KPK menetapkan mereka sebagai tersangka maka kami akan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu untuk menghentikan sementara yang bersangkutan dari seluruh tugas, fungsi, dan jabatannya, atau statusnya sebagai pegawai negeri," kata juru bicara MA Suhadi menyatakan di Jakarta, Selasa (13/3).</p><p>Sementara itu, bila perkara ini sudah diputus oleh pengadilan dan berkekuatan hukum tetap, MA akan mengambil tindakan lebih jauh. Bila dua aparat pengadilan tertangkap tangan KPK ini kemudian dinyatakan sebagai terpidana dan berkekuatan hukum tetap, Suhadi mengatakan MA akan memberhentikan keduanya secara definitif. "Tetapi kalau dibebaskan dan dinyatakan tidak bersalah, tentu sesuai ketentuan yang berlaku keduanya akan direhabilitasi," kata Suhadi.</p><p>Lebih lanjut Suhadi mengungkapkan bahwa dua orang aparat pengadilan yang tertangkap tangan adalah satu orang hakim dan seorang panitera pengganti.</p><p>Suhadi sendiri mengaku belum mengetahui apa motif dari perkara tersebut. "Ya belum jelas juga, nanti itu dari KPK untuk menjelaskan," pungkas Suhadi.</p><p>KPK melakukan OTT terhadap seorang panitera pengganti dan seorang hakim di PN Tangerang, pada Senin (12/3). (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com