Senin, 25 Juni 2018 | 18:38 WIB

Daftar | Login

/

5.000 ton beras impor dari Thailand dibongkar di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2p6FcdC
Sumber Foto: http://bit.ly/2p6FcdC
<p>Sebanyak 5.000 ton beras impor dari Thailand di bongkar di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi, yang akan di pasok ke berbagai daerah di wilayah Pulau Bali dan Indonesia Timur.</p><p>Ribuan ton beras impor tersebut di angkut kapal MV Pegasus 01 berbendera Panama yang memiliki panjang 98,17 meter dengan berat 5.552 GT. Selanjutnya, beras tersebut akan di titipkan di 5 gudang milik Bulog Banyuwangi.</p><p>Manager SDM, Umum dan Kesisteman pada PT Pelindo III Cabang Banyuwangi, Adi Nurcahya mengatakan, pembongkaran beras impor ini di lakukan sejak Senin (12/3) yang di rencanakan hingga 5 hari ke depan, namun tergantung cuaca.</p><p>“Jika cuaca mendung atau hujan maka pembongkaran di hentikan sementara dan akan di lanjutkan jika cuaca kembali membaik,” ujar Adi, seperti dilaporkanKontributor Elshinta, Suhaili, Selasa (13/3).</p><p>Berdasarkan estimasi waktu, beras yang akan di bongkar di targetkan 1.000 hingga 1.500 ton setiap hari.</p><p>Adi mengaku, kapal itu sebenarnya bernagkat dari Ho Chi Munh City, Vietnam namun yang di angkut adalah beras impor dari Thailand. Dan sebelum bongkar muat, kapal tersebut sudah di periksa oleh Kantor Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya Wilayah Kerja Tanjung Wangi Banyuwangi dan Pelindo III, seputar surat-surat dan pengambilan sample beras import.</p><p>Dijelaskan Adi, setelah di simpan di gudang bulog Banyuwangi, nantinya beras impor ini akan di distribusikan ke wilayah Indonesia Timur.</p><p>Lebih lanjut Adi mengatakan, hingga saat ini sudah ada dua kapal yang mengangkut beras impor melakukan pembongkaran di dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi.</p><p>Sebelumnya, beras impor dari Vietnam sebanyak 20 ribu ton yang di angkut kapal MV.Vinaship Diamond, yang merupakan alokasi pengiriman beras impor di wilayah Jawa Timur sebesar 150.000 ton. Dengan rincian, di bongkar di Pelabuhan Tanjung Wangi sebanyak 20.000 ton dan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sebanyak 130.000 ton.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hankam | 25 Juni 2018 - 18:35 WIB

Tiga warga sipil tewas ditembak KKSB

Politik | 25 Juni 2018 - 18:24 WIB

PKS sebut penggalangan dana Prabowo bukan pencitraan

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 18:16 WIB

Personel Yonif 527/BY dikerahkan BKO Pilkada Lumajang

Hukum | 25 Juni 2018 - 18:05 WIB

Aliman Saragih menjadi dosen saat masuk DPO

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 17:56 WIB

Presiden putuskan 27 Juni sebagai Hari Libur Nasional

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 17:45 WIB

Pemerintah setuju Pilkada Serentak 27 Juni 2018 libur nasional

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com