Minggu, 16 Desember 2018 | 18:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Polisi: 'SBH' retas situs di 44 negara

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2pbdsnl
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2pbdsnl
<p>Penyidik Polda Metro Jaya mengungkapkan kelompok "Surabaya Black Hat" (SBH) telah meretas ratusan situs yang tersebar di 44 negara.</p><p>"Sekarang masih penyidikan kemungkinan bisa bertambah jumlahnya," kata Kepala Subdirektorat Cyber Crime Ajun Komisaris Besar Polisi Roberto Pasaribu di Jakarta Selasa (13/3).</p><p>AKBP Roberto mengatakan pengungkapan jaringan peretas situs di sejumlah negara itu berdasarkan informasi dari "Federal Bureau of Investigation" (FBI), AS kepada Polda Metro Jaya. Pihak FBI menginformasikan adanya kerusakan sejumlah sistem pengamanan situs di beberapa negara, selanjutnya penyidik Polda Metro Jaya menganalisis selama dua bulan. </p><p>Berdasarkan hasil analisis dan penyelidikan diketahui peretas sistem keamanan situs itu mencapai 3.000 website yang dilakukan mahasiswa asal Surabaya Jawa Timur bernama kelompok SBH.</p><p>Penyidik Polda Metro Jaya menangkap tiga mahasiswa berinisial KPS, ATP dan NA yang diduga terlibat peretasan situs di sejumlah negara itu. Para tersangka menjalankan modus merusak sistem pengamanan situs kemudian menawarkan jasa perbaikan melalui Paypal dan Bitcoin kisaran Rp5 juta dengan ancaman jika tidak membayar maka sistem situs akan rusak. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Badminton | 16 Desember 2018 - 18:36 WIB

Hafiz/Gloria tak ingin terbebani prestasi Owi/Butet

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 18:24 WIB

Presiden minta masyarakat tak tanam kelapa sawit

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 18:10 WIB

Gempa M 6,1 guncang Keerom, Papua

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 17:52 WIB

Presiden bagikan 31.998 hektare SK Perhutanan Sosial Jambi

Megapolitan | 16 Desember 2018 - 17:38 WIB

Ini faktor penyebab mahalnya hunian di Jakarta

Megapolitan | 16 Desember 2018 - 17:25 WIB

19.612 wisatawan kunjungi Pulau Pramuka sepanjang 2018

<p>Penyidik Polda Metro Jaya mengungkapkan kelompok "Surabaya Black Hat" (SBH) telah meretas ratusan situs yang tersebar di 44 negara.</p><p>"Sekarang masih penyidikan kemungkinan bisa bertambah jumlahnya," kata Kepala Subdirektorat Cyber Crime Ajun Komisaris Besar Polisi Roberto Pasaribu di Jakarta Selasa (13/3).</p><p>AKBP Roberto mengatakan pengungkapan jaringan peretas situs di sejumlah negara itu berdasarkan informasi dari "Federal Bureau of Investigation" (FBI), AS kepada Polda Metro Jaya. Pihak FBI menginformasikan adanya kerusakan sejumlah sistem pengamanan situs di beberapa negara, selanjutnya penyidik Polda Metro Jaya menganalisis selama dua bulan. </p><p>Berdasarkan hasil analisis dan penyelidikan diketahui peretas sistem keamanan situs itu mencapai 3.000 website yang dilakukan mahasiswa asal Surabaya Jawa Timur bernama kelompok SBH.</p><p>Penyidik Polda Metro Jaya menangkap tiga mahasiswa berinisial KPS, ATP dan NA yang diduga terlibat peretasan situs di sejumlah negara itu. Para tersangka menjalankan modus merusak sistem pengamanan situs kemudian menawarkan jasa perbaikan melalui Paypal dan Bitcoin kisaran Rp5 juta dengan ancaman jika tidak membayar maka sistem situs akan rusak. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com