Bos Angkatan Perbatasan Australia Di Ambang Pemecatan
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder | Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Roman Quaedvlieg telah mengungkapkan rasa frustrasinya selama penyelidikan berlangsung
<p>Salah satu pejabat publik Pemerintah Federal Australia yang dibayar paling tinggi dapat diberhentikan atau mengundurkan diri dalam beberapa minggu mendatang menyusul dilakukannya dua penyelidikan pelanggaran yang berbeda.</p><p>Sejumlah sumber di pemerintahan telah mengkonfirmasi bahwa salah satu penyelidikan itu merekomendasikan agar Komisioner Angkatan Perbatasan Roman Quaedvlieg dipecat.</p><p>Roman Quaedvlieg telah memperoleh pendapatan lebih dari $ 500.000 atau setara Rp 5,4 miliar sejak mengambil cuti di bulan Mei tahun lalu ketika dugaan pelanggaran yang dilakukannya diselidiki.</p><p>Dugaan hubungan antara komisioner Roman Quaedvlieg dengan seorang mantan stafnya juga telah diperiksa oleh Komisi Australia untuk Integritas Penegakan Hukum atau Australian Commission for Law Enforcement Integrity.</p><p>Sekretaris Departemen Perdana Menteri dan Kabinet, Martin Parkinson juga telah menyelesaikan sebuah peninjauan atas dugaan kesalahan yang dilakukan oleh Roman Quaedvlieg.</p><div class="comp-embedded-float-right"> <div class="view-wysiwyg" > <div class="comp-rich-text clearfix" id="comp-rich-text7" > <h3>Poin kunci:</h3><ul><li>Roman Quaedvlieg telah mendapatkan penghasilan lebih dari $ 500k sejak mengambil cuti di tengah penyelidikan Mei lalu</li><li>Jaksa Agung Christian Porter akan membuat keputusan akhir mengenai apakah dia harus diberhentikan</li><li>Informasi yang diperoleh ABC menunjukan begitu keputusan dibuat dan Gubernur Jenderal telah menandatangani keputusan itu, Menteri Dalam Negeri Australia, Peter Dutton perlu memberitahukan Parlemen</li></ul> </div> </div></div><p>Kajian tersebut telah diajukan ke Jaksa Agung Christian Porter sejak bulan Februari lalu dan dia akan membuat keputusan akhir mengenai apakah Komisioner Angkatan Perbatasan Australia tersebut harus diberhentikan.</p><p>Sementara Roman Quaedvlieg berada dalam kewenangan portofolio Menteri Urusan Dalam Negeri Federal, Peter Dutton, Jaksa Agung Christian Porter telah diminta untuk membuat keputusan akhir untuk menghindari munculnya bias.</p><p>"Ini untuk mencegah kekhawatiran bias karena kewajiban pelaporan Roman Quaedvlieg kepada Menteri Dutton di bawah Angkatan Perbatasan Australia,” kata Porter.</p><p>"Sebagai hasil dari permintaan ini, dan sebelum menerima laporan Dr Martin Parkinson, saya telah meminta nasihat hukum dari Pengacara Pemerintah Australia untuk meyakinkan diri saya bahwa saya dapat mempertimbangkan dan menentukan masalah ini."</p><p>Informasi yang diperoleh ABC menunjukan bahwa setelah sebuah keputusan dibuat dan Gubernur Jenderal telah menandatanganinya, Menteri Dalam Negeri perlu memberi tahu Parlemen.</p><p>Roman Quaedvlieg telah dihubungi untuk memberikan komentar. Dia sebelumnya membantah melakukan kesalahan.</p><p>Dia dipahami sangat frustrasi dengan lamanya penyelidikan ini berlangsung, seperti juga pihak  Oposisi Federal, yang telah meminta jawaban atas proses yang berlarut-larut.</p><p><a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2017-07-03/border-force-commissioner-on-leave-amid-external-investigation/8674600" target="_self" title=""><em>Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.</em></a></p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Minggu, 22 April 2018 - 09:04 WIB
Kelompok paduan suara "The Resonanz Children`s Choir" (TRCC) pimpinan Avip Priatna dinobat...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
<p>Pasukan keamanan Arab Saudi mengatakan menembak jatuh pesawat nirawak mainan di ibukota Riy...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
<p>Puluhan ribu orang Hungaria berunjuk rasa pada Sabtu (21/4) menentang kendali pemerintah at...
Minggu, 22 April 2018 - 01:04 WIB
<p>Sedotan plastik, pengaduk minuman, dan cotton buds akan segera dilarang di Inggris sebagai ...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) dalam jumpa p...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) di Beijing me...
Sabtu, 21 April 2018 - 10:04 WIB
<p>Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) di dep...
Sabtu, 21 April 2018 - 10:04 WIB
<p>XINHUA: Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang hari ini (21/4) menanggapi peng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)