Selasa, 18 September 2018 | 21:28 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Hakim Sebut Aktivis Kanan Australia Kekanak-kanakan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Neil Erikson mengenakan rompi perusahaan transportasi TOLL yang menurutnya dia beli dari penjual loakan.
(Courtesy: AustraliaPlus) Neil Erikson mengenakan rompi perusahaan transportasi TOLL yang menurutnya dia beli dari penjual loakan.
<p>Hakim pengadilan Federal Circuit Court Suzanne Jones menyebut aktivis sayap kanan Australia Neil Erikson sebagai "kekanak-kanakan". Pasalnya, pria ini menghadiri persidangan dengan mengenakan rompi dari bekas tempat kerjanya, perusahaan transportasi TOLL.</p><p>Erikson dinyatakan bersalah karena menghina pengadilan. Dia tidak mematuhi perintah Hakim Suzanne Jones untuk mengembalikan rompi ke perusahaan tersebut.</p><p>Pihak TOLL dalam persidangan menyatakan bahwa video dan foto Erikson yang mengenakan rompi perusahaan telah merusak hubungan perusahaan ini dengan sejumlah kliennya. </p><p>Video Erikson itu termasuk saat dia menghadang Senator Sam Dastyari di sebuah pub di Melbourne.</p><p>Erikson, yang tak lagi bekerja untuk perusahaan tersebut sejak 2016, datang ke pengadilan pada hari Selasa (13/3/2018) kembali mengenakan rompi TOLL yang menurutnya dia beli di toko loakan seharga $ 2 (Rp 20 ribu).</p><p>"Menurut kamu ide bagus untuk memakainya? Apakah kamu merasa lucu?" tanya Hakim Jones.</p><p>"Saya hanya ingin menunjukkan betapa menyedihkannya TOLL," jawab Erikson.</p><p>"Apakah kamu sendiri tidak menyedihkan?" tukas Hakim Jones</p><p>"Kamu bisa tetap memakainya tapi kamu begitu menikmati perhatian media," tambahnya.</p><p>Perdebatan terjadi pada saat persidangan untuk menentukan hukuman apa yang akan dijatuhkan buat Erikson.</p><p>"Saya hanya ingin melawan perusahaan besar," kata Erikson.</p><p>Hakim Jones menjawab: "Itu tidak penting."</p><div class="comp-embedded-float-right"> <div class="view-richTall" > <div class="image"> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9133848-3x2-thumbnail.jpg?v=2" data-sizes="auto" data-src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9133848-3x2-thumbnail.jpg?v=2" data-srcset="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9133848-3x2-thumbnail.jpg?v=2 160w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9133848-3x2-small.jpg?v=2 220w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9133848-3x2-medium.jpg?v=2 460w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9133848-3x2-large.jpg?v=2 700w " title="Labor senator Sam Dastyari is abused by a group of men in a Melbourne pub" alt="Labor senator Sam Dastyari is abused by a group of men in a Melbourne pub" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> </div> <div class="description"> <h3> <a href="http://www.abc.net.au/news/2017-11-09/labor-senator-sam-dastyari-is-abused-melbourne-pub/9133846" > Neil Erikson, dressed in the Toll shirt, was among men who ambushed senator Sam Dastyari. </a></h3> </div> <div class="info-strap"> <div class="view-teaser-time-information" > <div class="strap-date"> <div class="view-published-date" itemprop="dateCreated" content="Fri 8/12/17, 7:13am AEST"> <div class="view-comp-publish-date" > <time datetime="2017-12-08T07:13+1100"> <span></span> 8 Dec 2017 </time> </div> </div> </div> </div> </div> </div></div><h2>'Dengarkan saya'</h2><p>Setidaknya sampai dua kali Hakim Jones menyuruh Erikson untuk "dengarkan saya".</p><p>Erikson dalam persidangan itu mewakili dirinya sendiri tanpa pengacara. Kepada Hakim Jones dia mengaku telah mencoba mematuhi perintah pengadilan sebelumnya untuk menghapus video dan foto-fotonya di YouTube, Facebook dan Twitter karena mengenakan rompi perusahaan tersebut.</p><p>Namun dia mengaku beberapa di antaranya belum dihapus karena dia punya banyak akun medsos.</p><p>"Saya telah berusaha keras untuk menghapus postingan lainnya," katanya.</p><p>"Saya pikir saya tidak harus dihukum," tambah Erikson.</p><p>Dia juga mengatakan kini dia tidak memiliki pekerjaan, tidak punya uang dan tidak punya aset dan mungkin harus dipenjara jika dia dihukum membayar denda.</p><p>Persidangan akan dilanjutkan beberapa hari mendatang.</p><p>Simak beritanya dalam Bahasa Inggris <a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2018-03-13/neil-erikson-childish-court-wears-toll-vest/9542114" target="_blank" title="">di sini.</a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Pembangunan | 18 September 2018 - 21:27 WIB

Bursa Inovasi Desa jadi alternatif pembangunan

Sosbud | 18 September 2018 - 21:16 WIB

Pangdam I/BB serahkan piagam ke peserta lomba HUT TNI

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:58 WIB

Tanggapi keluhan warga, Ridwan Kamil luncurkan JabarQR

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:45 WIB

Pansus LPj 2017 endus maraknya papan reklame bodong di Medan

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:35 WIB

Honorer K2 Kudus tuntut pembatalan rekrutmen CPNS 2018

Ekonomi | 18 September 2018 - 20:23 WIB

Manfaatkan platform digital untuk pengembangan bisnis

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

Sabtu, 15 September 2018 - 19:57 WIB

Asyik swafoto, dua orang tewas terseret ombak

Sabtu, 15 September 2018 - 10:35 WIB

Revitalisasi Kalimalang jadi wisata alam perdana Bekasi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com