Selasa, 18 September 2018 | 21:30 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Sumber Wabah Listeria Buah Melon Adalah Pertanian Rombola

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Konsumen di Australia Barat (WA) telah berhenti membeli melon meskipun pasokan di sana tidak terpengaruh oleh wabah Listeria.
(Courtesy: AustraliaPlus) Konsumen di Australia Barat (WA) telah berhenti membeli melon meskipun pasokan di sana tidak terpengaruh oleh wabah Listeria.
<p>Pihak berwenang di Australia mengatakan pertanian sumber wabah listeria di buah melon yang telah menyebabkan kematian empat orang berasal dari Rombola Family Farms.</p><p>Otoritas Pangan New South Wales mengatakan sudah bekerja erat dengan pertanian yang terletak di kawasan Riverina, untuk mengetahui apa yang menyebabkan adanya wabah tersebut.</p><p>Sejauh ini empat orang meninggal, dan 17 kasus terjangkit bakteri itu di Australia, karena listeria ini mencemari buah melon.</p><p>Industri melon sebelumnya sudah meminta pertanian yang menjadi asal wabah disebutkan sehingga bisa melindungi reputasi petani lain dan mengyakinkan konsumen bahwa makan melon tidak berbahaya.</p><p>Rombola Family Farms terletak di Nericon, dekat kota Griffith, sekitar 571 km dari ibukota NSW Sydney.</p><p>Sementara itu, pakar keamanan pangan memperkirakan akan butuh waktu  bertahun-tahun bagi konsumen untuk mendapatkan kembali kepercayaan terhadap industri melon pasca terjadinya wabah listeria.</p><p>Kepala Keamanan Pangan pada Pusat Produksi Makanan, Richard Bennett mengatakan butuh waktu beberapa bulan agar permintaan buah melon meningkat setelah terjadi wabah salmonella dua tahun lalu.</p><p>"Ini memiliki efek yang sangat cepat di pasar, termasuk penghancuran permintaan di pasar dimana produk itu bahkan tidak dipasok," katanya.</p><p>Para pembeli di sebuah pasar petani di Bunbury, Australia Barat minggu ini jelas-jelas khawatir dengan ancaman listeria, meski negara bagian tersebut tidak terpengaruh oleh wabah penyakit ini.</p><p>Seorang warga mengaku wabah listeria membuat mereka tidak membeli buah melon pada saat ini, sementara yang lain mengatakan bahwa mereka belum membeli melon sejak wabah merebak, meski menyukai buahnya.</p><p>Permintaan terhadap buah melon telah anjlok 90 persen di seluruh Australia.</p><h3>'Bencana nasional' akan merugikan jutaan pada industri buah melon</h3><p>Sumber infeksi tersebut adalah sebuah peternakan di Riverina, NSW, namun para petani seperti Bruno Capogreco marah terhadap dampak wabah ini pada bisnis mereka.</p><p>"Semua ini terjadi karena satu petani tidak melakukan prosedur yang benar dan semua orang menderita."</p><div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9544756-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-sizes="auto" data-src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9544756-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-srcset="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9544756-16x9-thumbnail.jpg?v=2 160w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9544756-16x9-small.jpg?v=2 220w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9544756-16x9-medium.jpg?v=2 460w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9544756-16x9-large.jpg?v=2 700w " title="Petani melon" alt="Petani melon" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">Petani melon Australia Barat (WA), Bruno Capogreco bersama keluarganya di masa bahagia.</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text7" > <p>Disediakan: Capogreco Farms</p> </div> </figcaption> </figure> </div> </div><p>Brino Capogreco baru saja kembali dari Jepang dimana dia mengatakan ceritanya sama.</p><p>"Buah melon Australia, penyakit mematikan, listeria telah menyebabkan empat orang meninggal - itulah ceritanya di Jepang," katanya.</p><div class="comp-embedded-float-right"> <div class="view-wysiwyg" > <div class="comp-rich-text clearfix" id="comp-rich-text8" > <p>Apa itu listeria</p><ul><li> Listeria adalah infeksi bakteri serius dan kadang fatal.</li><li>Gejala bisa berupa demam, sakit kepala, kram, sakit dan nyeri, mual dan diare</li><li>Bisa berakibat fatal pada bayi yang baru lahir, orang tua dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah</li></ul> </div> </div></div><p>"Ini adalah bencana. Butuh beberapa bulan atau bahkan tahunan bagi orang untuk melupakannya."</p><p><a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/rural/2018-03-13/rockmelon-disaster-may-take-industry-years-to-recover/9543346" target="_self" title=""><em>Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.</em></a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Pembangunan | 18 September 2018 - 21:27 WIB

Bursa Inovasi Desa jadi alternatif pembangunan

Sosbud | 18 September 2018 - 21:16 WIB

Pangdam I/BB serahkan piagam ke peserta lomba HUT TNI

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:58 WIB

Tanggapi keluhan warga, Ridwan Kamil luncurkan JabarQR

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:45 WIB

Pansus LPj 2017 endus maraknya papan reklame bodong di Medan

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:35 WIB

Honorer K2 Kudus tuntut pembatalan rekrutmen CPNS 2018

Ekonomi | 18 September 2018 - 20:23 WIB

Manfaatkan platform digital untuk pengembangan bisnis

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

Sabtu, 15 September 2018 - 19:57 WIB

Asyik swafoto, dua orang tewas terseret ombak

Sabtu, 15 September 2018 - 10:35 WIB

Revitalisasi Kalimalang jadi wisata alam perdana Bekasi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com