Rabu, 19 September 2018 | 22:41 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Aturan bawa power bank di pesawat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2IpBaVR
Sumber foto: http://bit.ly/2IpBaVR
<p>Insiden sebuah pengisi baterai portabel atau power bank terbakar dalam kabin pesawat China Southern Airlines, Minggu (25/2) saat penumpang naik di Bandara Internasional Guangzhou Baiyun, jadi perhatian internasional.</p><p>Kejadian yang mungkin baru pertama kali terjadi di dunia penerbangan tersebut membuka mata kita bahwa power bank memiliki potensi menimbulkan kebakaran dan sangat berbahaya jika terjadi di dalam pesawat yang sedang mengudara.</p><p>Alat elektronika yang biasanya digunakan untuk mengisi listrik telepon seluler itu pun menjadi perhatian serius Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) yang telah menyampaikan sejumlah notifikasi ke seluruh negara ketentuan membawa power bank di dalam pesawat.</p><p>Tak terkecuali di Indonesia yang memiliki maskapai penerbangan sipil, juga dikenakan ketentuan tersebut dan Kementerian Perhubungan secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran mengenai Ketentuan Membawa Pengisi Baterai Portabel dan Baterai Lithium Cadangan di Pesawat Udara.</p><p>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa ketentuan membawa daya pengisi mandiri merupakan ketentuan internasional, yaitu Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dan telah dituangkan dalam Surat Edaran oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub.</p><p>Surat Edaran tersebut mengacu pada peraturan internasional, Pemerintah Indonesia menuruti aturan ICAO, tidak menambah dan tidak mengurangi. Masyarakat, khususnya calon penumpang, diminta untuk memahami peraturan tersebut demi keselamatan penerbangan dan pemerintah akan mencarikan solusi, seperti memasang fasilitas bebas mengisi daya (<i>free-charging</i>). </p><p>Dikeluarkannya Surat Edaran (SE) Nomor 015 Tahun 2018 yang ditetapkan pada 9 Maret 2018 ini berkaitan dengan adanya potensi risiko bahaya meledak/kebakaran pada power bank atau baterai lithium cadangan yang membahayakan keselamatan selama penerbangan.<br><br>Pemerintah berkeyakinan mencegah lebih baik daripada mengobati dan surat edaran ini untuk mencegah agar hal tersebut tidak terjadi di Indonesia, mengingat sudah ada kejadian dan kajian terkait bahayanya membawa power bank dan baterai lithium cadangan dengan ukuran daya tertentu pada penerbangan. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com