Sabtu, 23 Juni 2018 | 01:38 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Oknum panitera `berdagang` putusan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Sumber Foto : http://bit.ly/2InbwB7
Sumber Foto : http://bit.ly/2InbwB7
<p>Terkait penangkapan terhadap aparat penegak hukum dalam OTT KPK di Pengadilan Negeri Tangerang, peningkatan remunerasi yang telah dilakukan sejak 2013 dinilai ternyata tidak berpengaruh banyak dalam menghapus praktik KKN. </p><p>Menurut mantan panitia seleksi pimpinan KPK sekaligus Pakar Hukum Pidana, Yenti Ganarsih, jika seseorang integritasnya sudah jelek, mau gaji berapa pun akan tetap korupsi.</p><p>“Kami melihat, masyarakat sering melihat, sebenarnya kasus itu aneh tapi menang juga. Harus dipelajari oleh Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial, polanya selalu begitu, bahwa hakim berkaitan dengan terdakwa atau yang berkaitan dengan yang berperkara tergugat atau penggugat itu selalu didahului oleh panitera, yang sering juga terjadi adalah putusan sebelum dibacakan itu sering sekali bocor,” kata dia kepada <i>Elshinta</i>, Rabu (14/3). </p><p>Yenti menduga mungkin saja oknum panitera tersebut yang memberitahukan kepada yang berkepentingan. “Yang harus didalami, selalu yang terjadi, itu begini, jika dilihat, ada oknum atau panitera yang berdagang atau bahwa panitera tidak memegang teguh rahasia itu, sebelum dibacakan harusnya tidak boleh disampaikan dan itu adalah peluang,” paparnya.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis : Yuno.</p><p>Editor : Dewi Rusiana.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 22 Juni 2018 - 21:39 WIB

Bamsoet ajak elite politik fokus pada pilkada

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 21:27 WIB

Menkominfo ingatkan jajaran bekerja lebih efisien

Bencana Alam | 22 Juni 2018 - 21:12 WIB

Banjir bandang melanda dua kecamatan di Banyuwangi

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 20:58 WIB

Menhub minta pemuda Toba dididik ilmu pelayaran

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 20:45 WIB

Menlu Retno dijadwalkan hadiri pertemuan CEAPAD di Bangkok

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com