Sabtu, 15 Desember 2018 | 22:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kapolri: Pengamanan di TPS saat Pilkada terapkan sistem ring

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Doddy Handoko/Redaksi Elshinta.com
Istimewa. Foto: Doddy Handoko/Redaksi Elshinta.com
<p>Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pilkada serentak 2018 menggunakan sistem ring, berdasarkan TPS yang dianggap rawan, agak rawan, dan aman.</p><p>"Nanti ada pembagian ring 1, 2, 3. Rawan, agak rawan, aman. Di daerah-daerah ada 13 kalau tidak salah daerah yang calon kepala daerahnya tunggal, itu relatif aman. Otomatis pengamanan akan lebih kendor, petugasnya kita perbantukan untuk daerah yang kita anggap rawan,” paparnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3).</p><p>Dijelaskannya, sebanyak 1.107.310 personel gabungan terlibat dalam pengamanan Pilkada serentak 2018. "Jumlah pasukan yang kita libatkan untuk Pilkada serentak 1.107.310 personel. Polri 184.013 personel, TNI 99.559 personel, dan Linmas 823.738 personel terutama untuk TPS (tempat pemungutan suara)," urainya.</p><p>Selain itu, Polri menyiapkan pasukan Brimob yang terdiri dari 41.333 personel untuk membantu pengamanan saat terjadi konflik. "Kita juga persiapkan pasukan yang standby baik Polri maupun TNI. Polri itu Brimob 41.333 personel," ucapnya. (dody)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Pendidikan | 15 Desember 2018 - 20:41 WIB

Menristek dorong mahasiwa memiliki semangat bela negara

<p>Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pilkada serentak 2018 menggunakan sistem ring, berdasarkan TPS yang dianggap rawan, agak rawan, dan aman.</p><p>"Nanti ada pembagian ring 1, 2, 3. Rawan, agak rawan, aman. Di daerah-daerah ada 13 kalau tidak salah daerah yang calon kepala daerahnya tunggal, itu relatif aman. Otomatis pengamanan akan lebih kendor, petugasnya kita perbantukan untuk daerah yang kita anggap rawan,” paparnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3).</p><p>Dijelaskannya, sebanyak 1.107.310 personel gabungan terlibat dalam pengamanan Pilkada serentak 2018. "Jumlah pasukan yang kita libatkan untuk Pilkada serentak 1.107.310 personel. Polri 184.013 personel, TNI 99.559 personel, dan Linmas 823.738 personel terutama untuk TPS (tempat pemungutan suara)," urainya.</p><p>Selain itu, Polri menyiapkan pasukan Brimob yang terdiri dari 41.333 personel untuk membantu pengamanan saat terjadi konflik. "Kita juga persiapkan pasukan yang standby baik Polri maupun TNI. Polri itu Brimob 41.333 personel," ucapnya. (dody)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com