Minggu, 16 Desember 2018 | 12:00 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

BI: Tidak ada risiko depresiasi ke Rp15.000

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2mldJT7
Sumber foto: http://bit.ly/2mldJT7
<p>Bank Indonesia mengaku belum melihat adanya potensi level depresiasi nilai tukar rupiah ke Rp15 ribu per dolar AS.</p><p>Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Doddy Zulverdi di Jakarta, Rabu (14/3), mengatakan saat ini fundamental ekonomi Indonesia cukup terjaga baik, yang terlihat dari laju inflasi di sasaran 2,5-4,5 persen (tahun ke tahun/yoy), defisit neraca transaksi pembayaran yang dijaga di 2,-2,5 persen PDB dan juga prospek pemulihan pertumbuhan ekonomi.</p><p>Jika ada proyeksi dari lembaga di luar BI mengenai depresiasi rupiah yang dalam, kata Doddy, angka yang muncul hanya merupakan angka psikologis berdasarkan uji ketahanan (stress test).</p><p>"Tidak melihat risiko ke arah sana, dari sisi nilai tukar. Dengan kondisi fundamental sekarang, berapapun yang angka psikologis yang muncul, secara fundamental, tidak akan terjadi," kata Doddy menjawab pertanyaan mengenai proyeksi rupiah bisa melemah ke Rp15 ribu per dolar AS yang disebutkan analis lembaga pemeringkat Standard and Poor's.</p><p>Doddy mengatakan angka depresiasi tersebut bukan sebuah proyeksi. Angka yang muncul dari uji ketahanan biasanya berdasarkan pengalaman depresiasi yang pernah terjadi.&nbsp;Saat ini posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp13.700 per dolar AS. Menurut Doddy, nilai tersebut sudah tidak mencerminkan fundamental perekonomian Indonesia.</p><p>"Level sekarang menurut penilaian kami bukan sesuai fundamental. Bisa menguat harusnya, sekarang sudah menguat tapi belum sesuai fundamental. Harus lebih kuat dari posisi sekarang," jelasnya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Italia | 16 Desember 2018 - 11:57 WIB

Juve kokoh di puncak setelah menangi Derby della Mole

Liga lainnya | 16 Desember 2018 - 11:38 WIB

Perbesar peluang ke Eropa, Reims tundukkan Strasbourg

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:29 WIB

Gagasan PSI soal poligami dinilai tak cerminkan sikap toleran

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 11:16 WIB

Presiden umumkan kenaikan tunjangan Babinsa

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 10:39 WIB

Penalti Ronaldo jadi penentu kemenangan Juve atas Torino

<p>Bank Indonesia mengaku belum melihat adanya potensi level depresiasi nilai tukar rupiah ke Rp15 ribu per dolar AS.</p><p>Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Doddy Zulverdi di Jakarta, Rabu (14/3), mengatakan saat ini fundamental ekonomi Indonesia cukup terjaga baik, yang terlihat dari laju inflasi di sasaran 2,5-4,5 persen (tahun ke tahun/yoy), defisit neraca transaksi pembayaran yang dijaga di 2,-2,5 persen PDB dan juga prospek pemulihan pertumbuhan ekonomi.</p><p>Jika ada proyeksi dari lembaga di luar BI mengenai depresiasi rupiah yang dalam, kata Doddy, angka yang muncul hanya merupakan angka psikologis berdasarkan uji ketahanan (stress test).</p><p>"Tidak melihat risiko ke arah sana, dari sisi nilai tukar. Dengan kondisi fundamental sekarang, berapapun yang angka psikologis yang muncul, secara fundamental, tidak akan terjadi," kata Doddy menjawab pertanyaan mengenai proyeksi rupiah bisa melemah ke Rp15 ribu per dolar AS yang disebutkan analis lembaga pemeringkat Standard and Poor's.</p><p>Doddy mengatakan angka depresiasi tersebut bukan sebuah proyeksi. Angka yang muncul dari uji ketahanan biasanya berdasarkan pengalaman depresiasi yang pernah terjadi.&nbsp;Saat ini posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp13.700 per dolar AS. Menurut Doddy, nilai tersebut sudah tidak mencerminkan fundamental perekonomian Indonesia.</p><p>"Level sekarang menurut penilaian kami bukan sesuai fundamental. Bisa menguat harusnya, sekarang sudah menguat tapi belum sesuai fundamental. Harus lebih kuat dari posisi sekarang," jelasnya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com