Minggu, 16 Desember 2018 | 18:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Paket kebijakan Tol Jakarta-Cikampek, berhasil?

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Sumber Foto : http://bit.ly/2tJKIYv
Sumber Foto : http://bit.ly/2tJKIYv
<p>Pemerintah mengkaji sistem penerapan ganjil-genap di beberapa ruas tol seperti Jagorawi. Hal tersebut sehubungan dengan telah diterapkannya sistem tersebut di Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.</p><p>Kepada Elshinta, Rabu (14/3), AVP Corporate Communications PT Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, dalam rangka penerapan kebijakan untuk penanganan arus lalu lintas Jakarta-Cikampek itu, koordinasi yang terbentuk dengan pemerintah sudah lama dilakukan.</p><p>“Kita sudah menyepakati, seluruh instansi yang terkait ini, evaluasi akan dilakukan terus secara berkala, artinya evaluasi terhadap ganjil-genap tadi jika pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, mengevaluasi dan mengganggap sistem ganjil genap di Bekasi Barat dan Bekasi Timur ini berhasil, tentu nanti akan ada kebijakan lebih lanjut dari Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga dalam posisi untuk mendukung dan mensukseskan kebijakan Kementerian Perhubungan tersebut,” paparnya.</p><p>Mengenai evaluasi pemberlakuan paket kebijakan di gerbang Tol Bekasi, Dwimawan mengatakan, pemberlakuan di hari pertama dan hari kedua berjalan dengan baik. Ia mengapresiasi para pengguna jalan kendaraan pribadi golongan 1 yang telah mengikuti kebijakan tersebut.</p><p>“Pemantauan kami di tiga gerbang Bekasi Barat 1, Bekasi Barat 2, dan Bekasi Timur itu terjadi penurunan di hari pertama sekitar antara 22% sampai dengan 35% dan di hari kedua penurunan sekitar 18% sampai 37%. Jadi kami perkirakan rata-rata penurunan dari tiga gerbang tersebut sekitar antara 25% sampai 35%,” ungkapnya, seraya menegaskan, regulasi dan kebijakan ini tidak hanya ganjil-genap tetapi ini adalah paket kebijakan dalam rangka menurunkan kepadatan. Paket kebijakan ini juga membatasi operasional kendaraan barang golongan III ke atas.&nbsp;</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis : Yuno.</p><p>Editor : Dewi Rusiana.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Badminton | 16 Desember 2018 - 18:36 WIB

Hafiz/Gloria tak ingin terbebani prestasi Owi/Butet

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 18:24 WIB

Presiden minta masyarakat tak tanam kelapa sawit

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 18:10 WIB

Gempa M 6,1 guncang Keerom, Papua

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 17:52 WIB

Presiden bagikan 31.998 hektare SK Perhutanan Sosial Jambi

Megapolitan | 16 Desember 2018 - 17:38 WIB

Ini faktor penyebab mahalnya hunian di Jakarta

<p>Pemerintah mengkaji sistem penerapan ganjil-genap di beberapa ruas tol seperti Jagorawi. Hal tersebut sehubungan dengan telah diterapkannya sistem tersebut di Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.</p><p>Kepada Elshinta, Rabu (14/3), AVP Corporate Communications PT Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, dalam rangka penerapan kebijakan untuk penanganan arus lalu lintas Jakarta-Cikampek itu, koordinasi yang terbentuk dengan pemerintah sudah lama dilakukan.</p><p>“Kita sudah menyepakati, seluruh instansi yang terkait ini, evaluasi akan dilakukan terus secara berkala, artinya evaluasi terhadap ganjil-genap tadi jika pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, mengevaluasi dan mengganggap sistem ganjil genap di Bekasi Barat dan Bekasi Timur ini berhasil, tentu nanti akan ada kebijakan lebih lanjut dari Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga dalam posisi untuk mendukung dan mensukseskan kebijakan Kementerian Perhubungan tersebut,” paparnya.</p><p>Mengenai evaluasi pemberlakuan paket kebijakan di gerbang Tol Bekasi, Dwimawan mengatakan, pemberlakuan di hari pertama dan hari kedua berjalan dengan baik. Ia mengapresiasi para pengguna jalan kendaraan pribadi golongan 1 yang telah mengikuti kebijakan tersebut.</p><p>“Pemantauan kami di tiga gerbang Bekasi Barat 1, Bekasi Barat 2, dan Bekasi Timur itu terjadi penurunan di hari pertama sekitar antara 22% sampai dengan 35% dan di hari kedua penurunan sekitar 18% sampai 37%. Jadi kami perkirakan rata-rata penurunan dari tiga gerbang tersebut sekitar antara 25% sampai 35%,” ungkapnya, seraya menegaskan, regulasi dan kebijakan ini tidak hanya ganjil-genap tetapi ini adalah paket kebijakan dalam rangka menurunkan kepadatan. Paket kebijakan ini juga membatasi operasional kendaraan barang golongan III ke atas.&nbsp;</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis : Yuno.</p><p>Editor : Dewi Rusiana.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com