Kamis, 13 Desember 2018 | 12:11 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Sertifikat tanah belum banyak dimiliki warga di Desa Setia Asih Bekasi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Eko Purnomo /Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Eko Purnomo /Radio Elshinta
<p>Menyusul masih banyaknya warga yang belum memiliki sertifikat tanah di Desa Setia Asih, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pihak pemerintah desa setempat berharap kepada jajaran badan pertanahan melalui Pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang sudah didirikan mampu mengakomodir dan memudahkan pelayanan bagi warga untuk mendapatkan sertifikat tanah tersebut.</p><p>Menurut Siti Komariah, Kepala Desa Setia Asih Kecamatan Taruma Jaya Kabupaten Bekasi, warga didesanya yang belum memiliki sertifikat tanah mencapai 75 persen, sedangkan yang bersertifikat baru mencapai 25 persen saja, sehingga dengan fenomena itu bisa menjadi perhatian mengingat pentingnya kepemilikan sertifikat tanah.</p><p>" Terkadang warga hanya memiliki berupa girik maupun akte jual beli tanah sudah cukup walaupun memang sebagian bukti atas tanah mereka, namun alangkah baiknya jika tanah Warga di sertifikatkan agar lebih memiliki bukti kekuatan hukum," ujar Siti kepada <i>Kontributor Elshinta, Eko Purnomo.</i></p><p>Oleh karenanya, Siti berharap penuh agar keberadaan pendaftaran tanah sistematis lengkap di desanya bisa menjawab persoalan tersebut termasuk. Bisa transparan menganai waktu penerbitan sertifikat terlebih pendirian pendaftaran tanah yang tidak dipungut biaya itu bisa sesuai fakta di lapangan. "Jika pelayanan pendaftaran tanah transparan tentu Warga akan memahami, kalaupun gratis tentu harus pula diterapkan dalam prakteknya," terangnya</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 12:04 WIB

BNN gagalkan penyelundupan 15 ribu pil ekstasi dari pasutri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:53 WIB

Presiden berikan pengarahan pada Jambore Sumber Daya PKH

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:43 WIB

KSAU resmikan Sathar 65 di Lanud Iswahjudi

Manajemen | 13 Desember 2018 - 11:35 WIB

Waspadai investasi bodong dengan melihat ciri-cirinya

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:26 WIB

Sandiaga tanggapi soal isu HAM dalam visi misi

Hukum | 13 Desember 2018 - 11:15 WIB

KPK tuntut maksimal Bupati Cianjur agar jera

<p>Menyusul masih banyaknya warga yang belum memiliki sertifikat tanah di Desa Setia Asih, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pihak pemerintah desa setempat berharap kepada jajaran badan pertanahan melalui Pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang sudah didirikan mampu mengakomodir dan memudahkan pelayanan bagi warga untuk mendapatkan sertifikat tanah tersebut.</p><p>Menurut Siti Komariah, Kepala Desa Setia Asih Kecamatan Taruma Jaya Kabupaten Bekasi, warga didesanya yang belum memiliki sertifikat tanah mencapai 75 persen, sedangkan yang bersertifikat baru mencapai 25 persen saja, sehingga dengan fenomena itu bisa menjadi perhatian mengingat pentingnya kepemilikan sertifikat tanah.</p><p>" Terkadang warga hanya memiliki berupa girik maupun akte jual beli tanah sudah cukup walaupun memang sebagian bukti atas tanah mereka, namun alangkah baiknya jika tanah Warga di sertifikatkan agar lebih memiliki bukti kekuatan hukum," ujar Siti kepada <i>Kontributor Elshinta, Eko Purnomo.</i></p><p>Oleh karenanya, Siti berharap penuh agar keberadaan pendaftaran tanah sistematis lengkap di desanya bisa menjawab persoalan tersebut termasuk. Bisa transparan menganai waktu penerbitan sertifikat terlebih pendirian pendaftaran tanah yang tidak dipungut biaya itu bisa sesuai fakta di lapangan. "Jika pelayanan pendaftaran tanah transparan tentu Warga akan memahami, kalaupun gratis tentu harus pula diterapkan dalam prakteknya," terangnya</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com