Jumat, 22 Juni 2018 | 12:31 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Pelarian Bripka Suparmin berakhir dengan dua peluru di kakinya

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2FDfB68
Sumber Foto: http://bit.ly/2FDfB68
<p>Pelarian Bripka Suparmin, anggota Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Tengah yang melepaskan tersangka kasus narkoba, telah berakhir dengan dua proyektil peluru bersarang di kakinya.</p><p>Dua peluru tajam dari senjata api petugas yang menangkapnya bersarang di kedua kaki hingga membuatnya terbaring lemah di ranjang rumah sakit.</p><p>Geram dengan tindakannya, Kapolra Kalimantan Selatan Brigjen Pol Rachmat Mulyana pun menjuluki Suparmin sebagai pengkhianat institusi Polri.&nbsp;"Oknum ini bajingan, selain KKE (Komisi Kode Etik), saya sudah perintahkan Krimum (bagian kriminal umum) melakukan penyidikan soal pemalsuan dokumen yang dilakukannya," kata Kapolda di Banjarmasin, Rabu (14/3).</p><p>Bahkan Kapolda juga mengungkapkan jika oknum anggota Polri yang telah mencoreng nama baik institusi itu ternyata sudah dua kali dijatuhi sanksi disiplin lantaran urinenya positif mengandung narkoba, serta pelanggan penggelapan.</p><p>Seakan ingin menunjukkan ketegasannya dalam menindak anak buah yang berbuat pelanggaran fatal tersebut, Kapolda pun meminta Bripka Suparmin dihadirkan saat ekspose di hadapan media.&nbsp;"Semua ini gara-gara narkoba, pelaku disinyalir tidak hanya pengguna namun juga terlibat dalam jaringan pengedar, makanya sampai bisa berbuat nekat seperti ini. Motifnya sendiri hanya dijanjikan imbalan uang oleh tersangka yang kini masih terus kita kejar," tegas Rachmat.</p><p>Bripka Suparmin ditangkap pada Selasa (13/3) di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 22 Juni 2018 - 12:13 WIB

Aman Abdurrahman divonis hukuman mati

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 10:28 WIB

Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Jatim

Hukum | 22 Juni 2018 - 09:42 WIB

`Sniper` amankan sidang vonis Aman Abdurrahman 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com