Senin, 22 Oktober 2018 | 05:17 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Siswi SMP bunuh diri gara-gara gawai dijual ortu

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto:  http://bit.ly/2FyTvBL
Sumber Foto: http://bit.ly/2FyTvBL
<p>Diduga hanya karena gawai dijual orang tuanya, seorang pelajar SMP kelas III asal Kecamatan Wates Kabupaten Kediri nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Peristiwa gantung diri ini terjadi dipekarangan belakang orang tua korban di Desa Wonorejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Selasa (13/3) sekitar pukul 17.00 WIB.</p><p>Sesuai data yang dihimpun menyebutkan, kronologis berawal ketika itu saksi Sugiono (45) paman korban sedang mencari daun ketela untuk pakan ternak kambing. Ketika akan mengambil daun ketela saksi melihat posisi tubuh korban sudah dalam keadaan mengantung. Sontak saksi terkejut dan langsung memberitahukan peristiwa yang baru saja dilihatnya ini kepada ibu korban berinisial ST (43), seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana.</i></p><p>Pihak perangkat desa yang mendapat laporan prihal kejadian ini, kemudian melapor ke Polsek Wates. Begitu tiba dilokasi, petugas polsek Wates kemudian melakukan olah TKP dan pemeriksaan para saksi. Turut diamankan alat bukti berupa tali tampar warna biru panjang kurang lebih 3 meter yang dipergunakan korban untuk menjerat lehernya sendiri. Disamping itu, dilokasi petugas juga menjumpai tangga bambu panjang kurang 3 meter yang dipergunakan untuk naik ke atas.</p><p>Indikasi kematian korban diakibatkan karena gantung diri menguat lantaran adanya bekas luka jeretan dileher, serta lidahnya menjulur. Disamping itu, polisi tidak menemukan adanya bekas luka tanda bekas aniaya. Dengan adanya indikasi tersebut petugas menyimpulkan korban meninggal murni karena gantung diri.</p><p>Diperoleh keterangan jika sekitar satu bulan yang lalu korban telah dimarahi oleh ibunya lantaran sering bermain gawai. Gawai itu kemudian dijual oleh ibunya, berselang sekitar dua minggu yang lalu korban kemudian nekat menjual sepeda motor dan sebagian uangnya dibelikan dua unit gawai. Setelah itu, korban tidak bertegur sapa lagi dengan ibunya.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

<p>Diduga hanya karena gawai dijual orang tuanya, seorang pelajar SMP kelas III asal Kecamatan Wates Kabupaten Kediri nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Peristiwa gantung diri ini terjadi dipekarangan belakang orang tua korban di Desa Wonorejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Selasa (13/3) sekitar pukul 17.00 WIB.</p><p>Sesuai data yang dihimpun menyebutkan, kronologis berawal ketika itu saksi Sugiono (45) paman korban sedang mencari daun ketela untuk pakan ternak kambing. Ketika akan mengambil daun ketela saksi melihat posisi tubuh korban sudah dalam keadaan mengantung. Sontak saksi terkejut dan langsung memberitahukan peristiwa yang baru saja dilihatnya ini kepada ibu korban berinisial ST (43), seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana.</i></p><p>Pihak perangkat desa yang mendapat laporan prihal kejadian ini, kemudian melapor ke Polsek Wates. Begitu tiba dilokasi, petugas polsek Wates kemudian melakukan olah TKP dan pemeriksaan para saksi. Turut diamankan alat bukti berupa tali tampar warna biru panjang kurang lebih 3 meter yang dipergunakan korban untuk menjerat lehernya sendiri. Disamping itu, dilokasi petugas juga menjumpai tangga bambu panjang kurang 3 meter yang dipergunakan untuk naik ke atas.</p><p>Indikasi kematian korban diakibatkan karena gantung diri menguat lantaran adanya bekas luka jeretan dileher, serta lidahnya menjulur. Disamping itu, polisi tidak menemukan adanya bekas luka tanda bekas aniaya. Dengan adanya indikasi tersebut petugas menyimpulkan korban meninggal murni karena gantung diri.</p><p>Diperoleh keterangan jika sekitar satu bulan yang lalu korban telah dimarahi oleh ibunya lantaran sering bermain gawai. Gawai itu kemudian dijual oleh ibunya, berselang sekitar dua minggu yang lalu korban kemudian nekat menjual sepeda motor dan sebagian uangnya dibelikan dua unit gawai. Setelah itu, korban tidak bertegur sapa lagi dengan ibunya.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com