Senin, 22 Oktober 2018 | 05:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Maju Pilkada, tiga anggota DPRD Kudus diberhentikan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta
<p>Menindaklanjuti adanya tiga anggota DPRD Kabupaten Kudus yang maju dalam bursa Pilkada Kudus tahun 2018, yang ketiganya telah mengajukan pengunduran diri, maka Bupati Kudus Musthofa mengirimkan Surat Keputusan pemberhentian ke Gubernur Jawa Tengah, Selasa (13/3).</p><p>Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Kudus Jadmiko Muhardi mengatakan Bupati Kudus telah mengusulkan ke Gubernur, terkait pengunduran diri tiga anggota DPRD Kudus karena mencalonkan diri sebagai Cabup- Cawabup Kudus. Masing-masing adalah Masan dari PDI Perjuangan, Hartopo PDI Perjuangan dan Setia Budi Wibowo dari Partai Keadilan sejahtera. Dimana berdasarkan aturan ketiganya telah ditetapkan sebagai Cabup-Cawabup oleh KPU Kabupaten Kudus sejak tanggal 12 Februari lalu.</p><p>"Waktu pengajuan surat permohonan penghentian yang disampaikan ke Gubernur yakni 14 hari," ujarnya, seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Sutini.</i></p><p>Diakui Jadmiko, untuk mekanisme penghentian anggota DPRD atau Pengantian Antar Waktu (PAW) diusulkan oleh partai yang bekerjasama dengan KPU Kabupaten Kudus, untuk menentukan nama pengganti yang perolehan jumlah suara berada dibawah para anggota yang diberhentikan tersebut. Setelah itu diparipurnakan.</p><p>"Pasca penetapan sebagai Cabup-Cawabup, meski SK resmi belum turun, hak keuangannya telah diberhentikan. Hal ini berdasarkan PKPU dan UU pemilu mengenai anggota DPR/ASN yang telah mengajukan permohonan berhenti sebagai calon maka hak keuangan diberhentikan," imbuhnya.</p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

<p>Menindaklanjuti adanya tiga anggota DPRD Kabupaten Kudus yang maju dalam bursa Pilkada Kudus tahun 2018, yang ketiganya telah mengajukan pengunduran diri, maka Bupati Kudus Musthofa mengirimkan Surat Keputusan pemberhentian ke Gubernur Jawa Tengah, Selasa (13/3).</p><p>Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Kudus Jadmiko Muhardi mengatakan Bupati Kudus telah mengusulkan ke Gubernur, terkait pengunduran diri tiga anggota DPRD Kudus karena mencalonkan diri sebagai Cabup- Cawabup Kudus. Masing-masing adalah Masan dari PDI Perjuangan, Hartopo PDI Perjuangan dan Setia Budi Wibowo dari Partai Keadilan sejahtera. Dimana berdasarkan aturan ketiganya telah ditetapkan sebagai Cabup-Cawabup oleh KPU Kabupaten Kudus sejak tanggal 12 Februari lalu.</p><p>"Waktu pengajuan surat permohonan penghentian yang disampaikan ke Gubernur yakni 14 hari," ujarnya, seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Sutini.</i></p><p>Diakui Jadmiko, untuk mekanisme penghentian anggota DPRD atau Pengantian Antar Waktu (PAW) diusulkan oleh partai yang bekerjasama dengan KPU Kabupaten Kudus, untuk menentukan nama pengganti yang perolehan jumlah suara berada dibawah para anggota yang diberhentikan tersebut. Setelah itu diparipurnakan.</p><p>"Pasca penetapan sebagai Cabup-Cawabup, meski SK resmi belum turun, hak keuangannya telah diberhentikan. Hal ini berdasarkan PKPU dan UU pemilu mengenai anggota DPR/ASN yang telah mengajukan permohonan berhenti sebagai calon maka hak keuangan diberhentikan," imbuhnya.</p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com