Kamis, 20 September 2018 | 10:57 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Petugas Keamanan RS di Sydney Protes Seragam Baru Berharga Rp 7 Juta

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p>Petugas keamanan di Rumah Sakit Royal Prince Alfred (RPA) di Sydney melakukan unjuk rasa menentang pemakaian seragam baru, yang harganya mencapai $ 700 (sekitar Rp 7 juta).</p><p>Serikat Pekerja Bidang Kesehatan mengatakan seragam itu 'terlalu mahal dan tidak dibutuhkan' dan juga 'tidak nyaman dipakai, mengganggu gerak, dan tidak cocok untuk suhu di Australia.'</p><p>Aturan pemakaian seragam baru tersebut mulai diberlakukan hari Rabu (14/3/2018).</p><p>Para petugas keamanan yang menolak mengenakan seragam baru melakukan unjuk rasa di luar rumah sakit Royal Prince Alfred menentang keputusan Distrik Kesehatan Sydney tersebut.</p><p>Sekretaris Serikat Pekerja Kesehatan NSW Gerard Hayes mengatakan 'para petugas keamanan di RPA melakukan unjuk rasa karena akal sehat.'</p><p>"Manajemen RPA tampaknya lebih tertarik untuk mengenakan seragam bagi petugas keamanan seperti kepala sekolah, daripada memberikan peralatan sehingga mereka bisa melakukan tugas dengan baik." kata Hayes.</p><p>Rencana untuk mengenakan seragam baru tersebut sudah ditolak bulan Juni tahun lalu, setelah 19 petugas keamanan di RPA secara aklamasi menolak usulan tersebut.</p><p>"Anggota kami menangani pasien dan pengunjung yang kadang melakukan tindakan kekerasan karena pengaruh narkoba atau alkohol. Mengenakan pakaian yang tidak cocok ketika mereka harus melakukan tugas adalan tindakan konyol." kata Hayes.</p><p>"Kami sedang menunggu keputusan dari pemerintah NSW untuk memastikan keamanan di rumah sakit setelah salah satu anggota kami ditembak di Rumah Sakit Nepean di awal tahun 2016."</p><p>"Tindakan konyol yang dilakukan RPA hanya menunjukkan bahwa manajer lebih tertarik mengenai penampilan, dan bukannya membuat rumah sakit jadi tempat yang aman."</p><h3>Seragam 'lebih bagus' untuk menurunkan ketegangan</h3><p>Juru bicara Distrik Layanan Kesehatan Lokal Sydney membantah pendapat serikat pekerja bahwa seragam baru itu tidak aman.</p><p>Mereka mengatakan seragam sebelumnya dilihat oleh beberapa pasien sebagai hal yang 'mengintimidasi".</p><p>"Bagi beberapa pasien, ini malah memperburuk situasi dan bukannya menurunkan ketegangan."</p><p>"Seragam baru ini membuat petugas keamanan tampak lebih profesional, dan seperti memiliki otoritas dan sudah disambut baik oleh pasien dan pengunjung."</p><p>Juru bicara itu mengatakan 90 persen petugas keamanan di bawah wilayah kerja mereka mendukung, dan keputusan untuk menerapkan seragam baru itu sudah dilakukan setelah berkonsultasi dengan staf dan pasien sejak Agustus 2016.</p><p>"Staf yang mengenakan seragam baru ini melaporkan mereka lebih baik dalam menurunkan ketegangan."</p><p>"Hanya sejumlah kecil yang menolak menggunakannya."</p><p><a class="external" href=" http://www.abc.net.au/news/2018-03-14/security-guards-royal-prince-alfred-hospital-protest-new-uniform/9545780" target="_blank" title="">Lihat beriitanya dalam bahasa Inggris di sini </a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Liga Champions | 20 September 2018 - 10:50 WIB

Hasil dan klasemen Grup G, Real Madrid kokoh di puncak

Liga Champions | 20 September 2018 - 10:41 WIB

Hasil dan klasemen Grup E, Ajax dan Bayern Muenchen melaju mulus

Manajemen | 20 September 2018 - 10:33 WIB

Tips memilih nama domain untuk bisnis

Arestasi | 20 September 2018 - 10:25 WIB

Dua pemuda diamankan bawa 1.001 pil double L

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 10:17 WIB

Bupati Purwakarta terpilih dilantik dalam kondisi hamil

Kriminalitas | 20 September 2018 - 10:06 WIB

Mantan finalis Indonesian Idol ditangkap, ini kasusnya

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com