Minggu, 16 Desember 2018 | 23:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Dituduh rekayasa penculikan, pasangan di AS dapat ganti rugi jutaan dolar

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Sepasang kekasih di Kota Vallejo, California, Amerika Serikat, mendapatkan uang ganti rugi US$2,5 juta atau sekitar Rp33 miliar setelah dituduh merekayasa penculikan.</p><p>Perempuan bernama Denise Huskins diculik dari tempat tinggalnya oleh orang tak dikenal tahun 2015. Denise tinggal di rumah itu bersama kekasihnya, Aaron Quinn.</p><p>Namun usai Huskins ditemukan selamat sekitar 643 kilometer dari kediamannya, kepolisian menyebut investigasi mereka ibarat 'mengejar angsa liar' alias mengungkap hal yang tidak nyata.</p><p>Kepolisian pun menyebut penculikan tersebut merupakan hoaks.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-43298234">Kisah penculikan gadis remaja di India yang begitu rutin</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/media-42999589">Kisah anak gadis yang diculik Boko Haram: Menikah atau mati</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160426_majalah_penculikan_bocah">Bergurau soal penculikan bocah, polisi Australia geram</a></li> </ul><p>Faktanya, pada 2017 seorang bekas advokat bernama Matthew Muller terbukti bertanggung jawab atas penculikan Huskins.</p><p>Kepolisian lantas meminta maaf. Akan tetapi, seperti dilaporkan media massa di AS, pasangan itu memperkarakan dua polisi dan pemerintah Vallejo atas tuduhan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan.</p><p>&quot;Di balik tututan ganti rugi itu ada pesan bahwa korban seharusnya dipercaya, serta polisi harus menghargai kredibilitas perempuan yang mengaku diculik dan diperkosa,&quot; kata kuasa hukum pasangan tersebut.</p><p>Terkait gugatan Huskins dan Quinn, otoritas Vallejo tak mengaku berbuat kesalahan apapun.</p><p>Ketidakpercayaan polisi pada penculikan itu mendorong publik membandingkan kasus Huskins dengan alur film berjudul <em>Gone Girl</em>, yang diperankan Ben Affleck dan Rosamund Pike.</p><p>Film yang dirilis tahun 2014 itu berkisah tentang perempuan yang hilang secara misterius. Pasangannya menjadi tertuduh pada perkara itu.</p><p>Muller, pelaku penculikan Huskins sebenarnya, merupakan mantan marinir AS. Ia dilaporkan bipolar dan menderita suatu sindrom setelah bertugas dalam Perang Teluk awal dekade 1990-an.</p><p>Sebelumnya, Muller ditahan selama enam bulan pada kasus penculikan lainnya. Dari kasus itu, kepolisian federal AS menelusuri keterlibatannya dalam kasus Huskins.</p><p>Muller akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 40 tahun. Menurut laporan <em>SF Chronicle</em>, ia terbukti membius sepasang kekasih di San Fransisco.</p><p>Muller juga bersalah karena menculik serta meminta tebusan untuk Huskins sebesar US$8,5 ribu atau Rp116 juta.</p><p>Tak ada uang tebusan untuk Huskins. Perempuan itu berhasil dibebaskan dari penyanderaan di Pantai Huntington, kawasan selatan Los Angeles.</p><p>Muller sempat membantah ketidakpercayaan polisi pada kasus penculikan itu. Ia disebut mengirimkan pesan elektronik pada sejumlah wartawan lokal tentang niatnya meminta uang tebusan.</p><p>Setelah drama penculikan berakhir, Huskins dan Quinn bertunangan. Mereka berencana menikah September mendatang.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>Sepasang kekasih di Kota Vallejo, California, Amerika Serikat, mendapatkan uang ganti rugi US$2,5 juta atau sekitar Rp33 miliar setelah dituduh merekayasa penculikan.</p><p>Perempuan bernama Denise Huskins diculik dari tempat tinggalnya oleh orang tak dikenal tahun 2015. Denise tinggal di rumah itu bersama kekasihnya, Aaron Quinn.</p><p>Namun usai Huskins ditemukan selamat sekitar 643 kilometer dari kediamannya, kepolisian menyebut investigasi mereka ibarat 'mengejar angsa liar' alias mengungkap hal yang tidak nyata.</p><p>Kepolisian pun menyebut penculikan tersebut merupakan hoaks.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-43298234">Kisah penculikan gadis remaja di India yang begitu rutin</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/media-42999589">Kisah anak gadis yang diculik Boko Haram: Menikah atau mati</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160426_majalah_penculikan_bocah">Bergurau soal penculikan bocah, polisi Australia geram</a></li> </ul><p>Faktanya, pada 2017 seorang bekas advokat bernama Matthew Muller terbukti bertanggung jawab atas penculikan Huskins.</p><p>Kepolisian lantas meminta maaf. Akan tetapi, seperti dilaporkan media massa di AS, pasangan itu memperkarakan dua polisi dan pemerintah Vallejo atas tuduhan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan.</p><p>&quot;Di balik tututan ganti rugi itu ada pesan bahwa korban seharusnya dipercaya, serta polisi harus menghargai kredibilitas perempuan yang mengaku diculik dan diperkosa,&quot; kata kuasa hukum pasangan tersebut.</p><p>Terkait gugatan Huskins dan Quinn, otoritas Vallejo tak mengaku berbuat kesalahan apapun.</p><p>Ketidakpercayaan polisi pada penculikan itu mendorong publik membandingkan kasus Huskins dengan alur film berjudul <em>Gone Girl</em>, yang diperankan Ben Affleck dan Rosamund Pike.</p><p>Film yang dirilis tahun 2014 itu berkisah tentang perempuan yang hilang secara misterius. Pasangannya menjadi tertuduh pada perkara itu.</p><p>Muller, pelaku penculikan Huskins sebenarnya, merupakan mantan marinir AS. Ia dilaporkan bipolar dan menderita suatu sindrom setelah bertugas dalam Perang Teluk awal dekade 1990-an.</p><p>Sebelumnya, Muller ditahan selama enam bulan pada kasus penculikan lainnya. Dari kasus itu, kepolisian federal AS menelusuri keterlibatannya dalam kasus Huskins.</p><p>Muller akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 40 tahun. Menurut laporan <em>SF Chronicle</em>, ia terbukti membius sepasang kekasih di San Fransisco.</p><p>Muller juga bersalah karena menculik serta meminta tebusan untuk Huskins sebesar US$8,5 ribu atau Rp116 juta.</p><p>Tak ada uang tebusan untuk Huskins. Perempuan itu berhasil dibebaskan dari penyanderaan di Pantai Huntington, kawasan selatan Los Angeles.</p><p>Muller sempat membantah ketidakpercayaan polisi pada kasus penculikan itu. Ia disebut mengirimkan pesan elektronik pada sejumlah wartawan lokal tentang niatnya meminta uang tebusan.</p><p>Setelah drama penculikan berakhir, Huskins dan Quinn bertunangan. Mereka berencana menikah September mendatang.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com