Minggu, 21 Oktober 2018 | 22:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Jokowi melakukan hongi sambutan khas Selandia Baru

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mario Vau    |    Editor : Administrator
Sambutan hongi a la Selandia Baru bagi Presiden Jokowi (sumber foto: @KbriWellington)
Sambutan hongi a la Selandia Baru bagi Presiden Jokowi (sumber foto: @KbriWellington)
<p>Dalam kunjungan ke Selandia Baru, Presiden Joko Widodo disambut hangat oleh masyarakat setempat. Pada kesempatan penerimaan di Government House (kediaman resmi Gubernur Jendral Selandia Baru) hari Senin 19/03, presiden mendapat sambutan khas. </p><p>Sambutan tersebut disebut "hongi" yang dilakukan dengan menempelkan hidung masing-masing penyambut dan tamu. Penyambutan ini merupakan kebiasaan penduduk asli Selandia Baru, bangsa Maori. Tidak berbeda dengan adat istiadat masyarakant Nusa Tenggara Timur, dimana kebiasaan ini dikenal dengan istilah henge'do.&nbsp;</p><p>Hal tersebut tidak mengejutkan, dikarenakan bangsa Maori merupakan rumpun Austronesia, yang juga merupakan salah satu dari rumpun suku bangsa di Indonesia.&nbsp;</p><p>Mengutip laporan dari Antara, kebiasaan penyambutan seperti ini dilakukan bangsa Maori pada acara-acar penting. Dengan penerimaan melalui hongi, maka Presiden Jokowi telah diterima sebagaimana salah satu dari warga Maori sendiri.&nbsp;</p><p>Adalah tetua (dalam istilah Maori disebut kaumatua) bernama Profesor Piri Sciascia yang dipercaya untuk menjaga adat istiadat Maori mendapat kehormatan melakukan hongi dengan Presiden Joko Widodo, seperti dicuit oleh akun Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wellington, Selandia Baru.&nbsp;</p><p>Hadir menyambut Presiden secara resmi adalah Gubernur Jendral Selandia Baru, Patsy Reddy, yang juga merupakan perwakilan Kepala Negara. Sebagai negara Persemakmuran, Gubernur Jendral mewakili Ratu Inggris yang merupakan Kepala Negara Selandia Baru.&nbsp;</p><p>Usai upacara di Government House, Presiden didampingi oleh Ibu Iriana Jokowi berkesempatan mengunjungi dan memberi penghormatan di Pukeahu War Memorial bagi militer Selandia Baru.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

<p>Dalam kunjungan ke Selandia Baru, Presiden Joko Widodo disambut hangat oleh masyarakat setempat. Pada kesempatan penerimaan di Government House (kediaman resmi Gubernur Jendral Selandia Baru) hari Senin 19/03, presiden mendapat sambutan khas. </p><p>Sambutan tersebut disebut "hongi" yang dilakukan dengan menempelkan hidung masing-masing penyambut dan tamu. Penyambutan ini merupakan kebiasaan penduduk asli Selandia Baru, bangsa Maori. Tidak berbeda dengan adat istiadat masyarakant Nusa Tenggara Timur, dimana kebiasaan ini dikenal dengan istilah henge'do.&nbsp;</p><p>Hal tersebut tidak mengejutkan, dikarenakan bangsa Maori merupakan rumpun Austronesia, yang juga merupakan salah satu dari rumpun suku bangsa di Indonesia.&nbsp;</p><p>Mengutip laporan dari Antara, kebiasaan penyambutan seperti ini dilakukan bangsa Maori pada acara-acar penting. Dengan penerimaan melalui hongi, maka Presiden Jokowi telah diterima sebagaimana salah satu dari warga Maori sendiri.&nbsp;</p><p>Adalah tetua (dalam istilah Maori disebut kaumatua) bernama Profesor Piri Sciascia yang dipercaya untuk menjaga adat istiadat Maori mendapat kehormatan melakukan hongi dengan Presiden Joko Widodo, seperti dicuit oleh akun Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wellington, Selandia Baru.&nbsp;</p><p>Hadir menyambut Presiden secara resmi adalah Gubernur Jendral Selandia Baru, Patsy Reddy, yang juga merupakan perwakilan Kepala Negara. Sebagai negara Persemakmuran, Gubernur Jendral mewakili Ratu Inggris yang merupakan Kepala Negara Selandia Baru.&nbsp;</p><p>Usai upacara di Government House, Presiden didampingi oleh Ibu Iriana Jokowi berkesempatan mengunjungi dan memberi penghormatan di Pukeahu War Memorial bagi militer Selandia Baru.&nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com