Senin, 16 Juli 2018 | 21:22 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Korban miras oplosan di Kabupaten Bandung terus bertambah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2qijvI4
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2qijvI4
<p>Korban minuman keras oplosan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih terus berdatangan ke RSUD Cicalengka. Sementara korban yang dirawat hingga kini berjumlah 17 orang.</p><p>Reporter Elshinta, Endang Sudrajat melaporkan, hingga Selasa (10/4) pagi, sejumlah pasien akibat miras oplosan masih terus berdatangan ke RSUD Cicalengka. Kebanyakan korban yang terkena dampak miras oplosan tersebut berada di Kecamatan Cicalengka, Kecamatan Nagrek, dan di kecamatan seputaran Cicalengka. </p><p>Dari pantauan, pasien yang berada di RSUD Cicalengka khususnya di UGD, masih ada satu atau dua korban yang masuk untuk memeriksakan diri.</p><p>Pada Senin (9/4) malam sekitar pukul 20.00 WIB, terdapat satu pasien yang datang dan langsung menghembuskan napas terakhirnya. </p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis : Yuno.</p><p>Editor : Dewi Rusiana.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 16 Juli 2018 - 21:12 WIB

Hinca: Pertemuan SBY-Prabowo bahas kontestasi pilpres

Pileg 2019 | 16 Juli 2018 - 20:58 WIB

Olla Ramlan, bakal caleg NasDem dapil IV Jabar

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 20:45 WIB

Kementerian Agama agar pastikan penyelenggaraan ibadah haji lebih baik

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 20:38 WIB

RI-Gambia kerja sama keprotokoleran untuk KTT OKI

Pemilihan Presiden 2019 | 16 Juli 2018 - 20:27 WIB

Peluang Moeldoko jadi cawapres Jokowi terkendala parpol koalisi

Arestasi | 16 Juli 2018 - 20:08 WIB

Kejaksaan tangkap 130 buron sejak Januari

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com