Pasukan Arab Saudi hadang serangan baru gerombolan Houthi
Kamis, 12 April 2018 - 01:00 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2qq6mgl
<p>Pasukan pertahanan udara Arab Saudi, Rabu (11/4), mencegat serangan gerombolan bersenjata Houthi dengan peluru kendali balistik dan pesawat nirawak, yang menyasar ibu kota, Riyadh, kota Jazan dan Najran, serta bandar udara Abha.</p><p>Peluru kendali itu ditujukan ke Riyadh dan dua kota selatan. Satu pesawat nirawak bersenjata membidik bandar udara Abha dan pesawat nirawak kedua menuju ke lingkungan warga di Jazan.</p><p>Terdapat ledakan keras dan asap membubung ke langit Riyadh ketika pertahanan udara Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan peluru kendali itu. Tidak ada laporan tentang korban atau kerusakan. Gerombolan bersenjata Houthi, yang didukung Iran, meluncurkan puluhan peluru kendali pada tahun lalu, yang ditujukan ke Riyadh dan kota selatan Arab Saudi.</p><p>Semua telah berhasil dicegat dan dijatuhkan pasukan pertahanan udara Arab Saudi. Namun, pada bulan lalu satu kepingan rudal membunuh seorang ekspatriat Mesir di Riyadh, korban tewas pertama yang disebabkan oleh serangan rudal. Persekutuan pimpinan Arab Saudi, yang bertempur untuk mengembalikan pemerintahan sah Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi di Yaman, menghasilkan bukti, rudal yang menargetkan Arab Saudi dibuat di Iran, dan serangan itu telah menarik kecaman global, yang terakhir Presiden Prancis, Emmanuel Macron, selama kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman, ke Paris.</p><p>Juru bicara sekutu itu, Rabu, mengatakan, pesawat nirawak yang digunakan dalam serangan terbaru adalah dari jenis dan spesifikasi yang digunakan masyarakat Iran. Koalisi yang dipimpin Saudi memperingatkan militan Houthi dan yang mendukung mereka bahwa serangan teroris yang menargetkan wilayah-wilayah sipil Kerajaan tidak akan ditolerir, dan koalisi tersebut akan merespon secara tegas. (Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Bayangkan ini - Anda berada di rumah dan di halaman belakang bersama anak-anak Anda. Anda m...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Serangan sekutu AS ke Suriah tidak berdampak langsung pada Indonesia namun bagi kelompok pr...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Angka ekspor minuman anggur (wine) dari Australia ke China mencapai angka tertinggi dalam 1...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Dalam pemandangan langka, perempuan Palestina berada di garis depan selama bentrokan Jumat ...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa bila Australia membatasi jumlah migran yang masuk ...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Pasukan Udara Arab Saudi pada Jumat (13/4) menghancurkan satu rudal yang ditembakkan oleh g...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Seorang polisi perempuan terluka parah akibat ledakan bom di Stadion Vasil Levski saat pert...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Di Indonesia banyak orang terobsesi pada makanan pedas -namun cabe paling pedas sedunia jus...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)