Senin, 16 Juli 2018 | 06:06 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Jabar KLB miras oplosan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Dudy Supriyadi/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Dudy Supriyadi/Radio Elshinta
<p>Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jawa Barat mengaku terkejut dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) miras oplosan yang terjadi di beberapa daerah di Jabar.</p><p>Hal itu disampaikan Kadinkes Jabar Dodo Suhendar MM saat memberikan keterangan seputar KLB miras oplosan di Kantor Dinkes Jabar Jalan Pasteur, Bandung, Rabu (11/4), seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Dudy Supriyadi.</i></p><p>"Sampai kemarin sore verifikasi pasien yang masuk rumah sakit ada 195 orang 41 meninggal, kemudian terus berkembang sampai hari ini," ujar Dodo.</p><p>Dodo menjelaskam pengambilan sampel darah, melakukan koodinasi dengan dinas terkait dan kepala daerah sampai saat ini terus dilakukan. "Saya berharap kejadian ini yang terakhir kali, sehingga sejumlah elemen dan berbagai instansi diharapkan bahu-membahu memerangi peredaran miras," tandas Dodo.</p><p>Kejadian ini timpal Dodo diharapkan menyadarkan semua, kenapa bisa bersama-sama dalam waktu bersamaan minum miras. Selain itu yang menjadi pertanyaan besar adalah apakah ada gejala lemahnya daya tahan tubuh atau stres serta adanya pemanfaatan obat yang kurang benar.</p><p><br></p><p><br></p><p> Penulis: Andi Juandi </p><p> Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 16 Juli 2018 - 06:05 WIB

Prancis juarai Piala Dunia untuk kedua kalinya

Arestasi | 15 Juli 2018 - 21:51 WIB

Polisi tangkap karyawan salon edarkan sabu-sabu

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 21:26 WIB

Presiden: Pasar Gede Klaten perlu direnovasi total

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 21:14 WIB

Aplikasi Haji Pintar sajikan sejumlah layanan

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 20:51 WIB

Polrestabes siap amankan keberangkatan calon haji Embarkasi Surabaya

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com