Minggu, 16 Desember 2018 | 16:34 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Jabar KLB miras oplosan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Dudy Supriyadi/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Dudy Supriyadi/Radio Elshinta
<p>Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jawa Barat mengaku terkejut dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) miras oplosan yang terjadi di beberapa daerah di Jabar.</p><p>Hal itu disampaikan Kadinkes Jabar Dodo Suhendar MM saat memberikan keterangan seputar KLB miras oplosan di Kantor Dinkes Jabar Jalan Pasteur, Bandung, Rabu (11/4), seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Dudy Supriyadi.</i></p><p>"Sampai kemarin sore verifikasi pasien yang masuk rumah sakit ada 195 orang 41 meninggal, kemudian terus berkembang sampai hari ini," ujar Dodo.</p><p>Dodo menjelaskam pengambilan sampel darah, melakukan koodinasi dengan dinas terkait dan kepala daerah sampai saat ini terus dilakukan. "Saya berharap kejadian ini yang terakhir kali, sehingga sejumlah elemen dan berbagai instansi diharapkan bahu-membahu memerangi peredaran miras," tandas Dodo.</p><p>Kejadian ini timpal Dodo diharapkan menyadarkan semua, kenapa bisa bersama-sama dalam waktu bersamaan minum miras. Selain itu yang menjadi pertanyaan besar adalah apakah ada gejala lemahnya daya tahan tubuh atau stres serta adanya pemanfaatan obat yang kurang benar.</p><p><br></p><p><br></p><p> Penulis: Andi Juandi </p><p> Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 16 Desember 2018 - 16:26 WIB

Jokowi harap Babinsa ingatkan kades maksimalkan dana desa

Musibah | 16 Desember 2018 - 15:51 WIB

Empat wisatawan hilang terseret gelombang di Kebumen

Hukum | 16 Desember 2018 - 15:39 WIB

Politisi PDIP batal laporkan SBY ke Polisi

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 15:27 WIB

Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian korban longsor Toba Samosir

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 15:14 WIB

Presiden minta Babinsa cegah konflik di desa

<p>Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jawa Barat mengaku terkejut dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) miras oplosan yang terjadi di beberapa daerah di Jabar.</p><p>Hal itu disampaikan Kadinkes Jabar Dodo Suhendar MM saat memberikan keterangan seputar KLB miras oplosan di Kantor Dinkes Jabar Jalan Pasteur, Bandung, Rabu (11/4), seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Dudy Supriyadi.</i></p><p>"Sampai kemarin sore verifikasi pasien yang masuk rumah sakit ada 195 orang 41 meninggal, kemudian terus berkembang sampai hari ini," ujar Dodo.</p><p>Dodo menjelaskam pengambilan sampel darah, melakukan koodinasi dengan dinas terkait dan kepala daerah sampai saat ini terus dilakukan. "Saya berharap kejadian ini yang terakhir kali, sehingga sejumlah elemen dan berbagai instansi diharapkan bahu-membahu memerangi peredaran miras," tandas Dodo.</p><p>Kejadian ini timpal Dodo diharapkan menyadarkan semua, kenapa bisa bersama-sama dalam waktu bersamaan minum miras. Selain itu yang menjadi pertanyaan besar adalah apakah ada gejala lemahnya daya tahan tubuh atau stres serta adanya pemanfaatan obat yang kurang benar.</p><p><br></p><p><br></p><p> Penulis: Andi Juandi </p><p> Editor: Sigit Kurniawan.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com