Minggu, 16 Desember 2018 | 02:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

SpaceX akan bawa orang meluncur berkeliling bumi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2v7bPNF
Sumber Foto: https://bit.ly/2v7bPNF
<p>Tahun lalu, CEO SpaceX, Elon Musk mendapat banyak perhatian untuk video yang mengusulkan perjalanan dari kota ke kota - di Bumi - menggunakan roket yang dirancang untuk luar angkasa.</p><p>Dalam konferensi TED di Vancouver, Rabu (11/4), President dan COO SpaceX Gwyne Shotwell menegaskan kembali rencana SpaceX, berjanji bahwa teknologi tersebut akan siap dan beroperasi "dalam satu dekade, pasti."</p><p>"Pasti akan terjadi," dia menegaskan. SpaceX juga berharap dapat terbang ke Mars saat itu terjadi.</p><p>Banyak yang bisa (dan mungkin akan) berubah dalam satu dekade. Tapi idenya adalah bahwa roket yang sangat besar, mampu membawa sekitar 100 orang, bisa terbang seperti pesawat dan melakukan perjalanan dari satu titik ke titik lain di Bumi jauh lebih cepat daripada pesawat. Setengah keliling bumi dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 hingga 40 menit, menurut Shotwell mendarat pada tempat yang berada 5 hingga 10 kilometer di luar pusat kota. Shotwell memperkirakan harga tiket akan berkisar ribuan dolar untuk perjalanan lintas samudera. "Namun, Anda dapat melakukannya dalam satu jam." </p><p>"Saya pribadi berinvestasi dalam yang satu ini," kata dia, "karena saya sering bepergian, dan saya tidak suka bepergian. Dan, saya ingin sekali bertemu mitra saya di Riyadh, pergi di pagi hari dan kembali untuk membuat makan malam."</p><p>Bagaimana bisa bepergian dengan biaya roket yang murah? Shotwell mengatakan efisiensi berasal dari kecepatan roket itu sendiri sehingga dapat mengoperasikan rute selusin kali dalam sehari, sementara pesawat jarak jauh hanya melakukan satu kali penerbangan per hari. Sayangnya, Shotwell tidak membagian detail tentang desain kursi atau fasilitas dalam roket tersebut, demikian seperti dilansir dari laman Recode. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>Tahun lalu, CEO SpaceX, Elon Musk mendapat banyak perhatian untuk video yang mengusulkan perjalanan dari kota ke kota - di Bumi - menggunakan roket yang dirancang untuk luar angkasa.</p><p>Dalam konferensi TED di Vancouver, Rabu (11/4), President dan COO SpaceX Gwyne Shotwell menegaskan kembali rencana SpaceX, berjanji bahwa teknologi tersebut akan siap dan beroperasi "dalam satu dekade, pasti."</p><p>"Pasti akan terjadi," dia menegaskan. SpaceX juga berharap dapat terbang ke Mars saat itu terjadi.</p><p>Banyak yang bisa (dan mungkin akan) berubah dalam satu dekade. Tapi idenya adalah bahwa roket yang sangat besar, mampu membawa sekitar 100 orang, bisa terbang seperti pesawat dan melakukan perjalanan dari satu titik ke titik lain di Bumi jauh lebih cepat daripada pesawat. Setengah keliling bumi dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 hingga 40 menit, menurut Shotwell mendarat pada tempat yang berada 5 hingga 10 kilometer di luar pusat kota. Shotwell memperkirakan harga tiket akan berkisar ribuan dolar untuk perjalanan lintas samudera. "Namun, Anda dapat melakukannya dalam satu jam." </p><p>"Saya pribadi berinvestasi dalam yang satu ini," kata dia, "karena saya sering bepergian, dan saya tidak suka bepergian. Dan, saya ingin sekali bertemu mitra saya di Riyadh, pergi di pagi hari dan kembali untuk membuat makan malam."</p><p>Bagaimana bisa bepergian dengan biaya roket yang murah? Shotwell mengatakan efisiensi berasal dari kecepatan roket itu sendiri sehingga dapat mengoperasikan rute selusin kali dalam sehari, sementara pesawat jarak jauh hanya melakukan satu kali penerbangan per hari. Sayangnya, Shotwell tidak membagian detail tentang desain kursi atau fasilitas dalam roket tersebut, demikian seperti dilansir dari laman Recode. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com