Tuntut hak, puluhan pedagang Pasar Marelan blokir jalan
Kamis, 12 April 2018 - 16:23 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Amsal/Radio Elshinta

Puluhan pedagang yang tergabung dalam Forum Pemantau Pengelola Pasar dan Pedagang Kota Medan melakukan aksi blokir jalan di depan gedung kantor DPRD dan Pemko Medan yang berada saling berseberangan di Jalan Maulana Lubis Medan, Kamis (12/04). 

Kontributor Elshinta, Amsal melaporkan, kedatangan mereka menuntut agar wali kota dan Ketua DPRD Medan menyelesaikan permasalahan pedagang di Pasar Marelan, Medan, Sumatra Utara.

Dalam aksinya Ketua Ikatan Pedagang Pasar Marelan, Pola Nainggolan meminta wali kota dan Ketua DPRD Medan, bisa memfasilitasi dan memenuhi permintaan pedagang. Dikatakan Pola, bahwa pedagang tidak sanggup membayar satu lapak meja senilai Rp13 juta tapi hanya sanggup membayar Rp3 juta.

Masih dalam aksinya, ia menduga ada permainan dalam pengadaan lapak pedagang, sebab yang berdagang sekarang di dalam lapak Pasar Marelan bukanlah para pedagang yang lama akan tetapi banyak pedagang yang bukan dari Marelan, jadi kita minta lebih mengutamakan pedagang yang berasal dari Marelan. Untuk itulah, lanjut Pola dengan kedatangan puluhan pedagang kaki lima Pasar Marelan ini meminta agar diadakan pengundian ulang.

Sementara itu, dalam aksinya Koordinator aksi Saharuddin didampingi Joharis Lubis, dan Azhari Sinik, meminta Komisi C DPRD Medan segera memanggil Dewan Pengawas dan Dirut PD Pasar untuk mempublikasikan 800 nama pedagang, sebab adanya dugaan ada oknum tertentu diluar pedagang mendapat lapak jatah dan kios di Pasar Marelan serta adanya biaya Rp 4 juta perunit yang dikutip dari para pedagang. Namun, sayang aksi puluhan pedagang ini yang berlangsung selama dua jam ini tidak mendapat tanggapan dari Pemko maupun DPRD Medan. Meski demikian para pedagang berjanji akan datang kembali sampai permasalahan lapak pedagang bisa segera dituntaskan.

 

 

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 17:37 WIB
Elshinta.com - Menjelang bulan Ramadan 2019, satuan tugas (Satgas) pangan Polres Cianjur, ...
Kamis, 25 April 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, industri ot...
Kamis, 25 April 2019 - 16:03 WIB
Elshinta.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, produksi in...
Kamis, 25 April 2019 - 15:53 WIB
Elshinta.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan mempunyai pengalaman mena...
Kamis, 25 April 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com - Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dan Menteri Bea Cukai China Ni Yue Feng,...
Kamis, 25 April 2019 - 11:04 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (...
Kamis, 25 April 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/4)...
Kamis, 25 April 2019 - 09:13 WIB
Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik moderat pa...
Rabu, 24 April 2019 - 20:58 WIB
Elshinta.com - Anggota DPR RI Bambang Haryo merasa kecewa dengan adanya kenaikan tarif pes...
Rabu, 24 April 2019 - 20:23 WIB
Elshinta.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatatkan laba bersih Rp4,0...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)