Rabu, 26 September 2018 | 22:45 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Sebanyak 228 ribu pelanggan PLN mengadu

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2GPuMKa
Sumber Foto: https://bit.ly/2GPuMKa
<p>Kepala Seksi Tarif Tenaga Listrik dan Subsidi Kementerian ESDM, David F Silalahi mengatakan sejak Januari - Maret 2018 sudah terdapat 228 ribu pelanggan PLN melakukan pengaduan melalui saluran aduan subsidi tepat sasaran yang disediakan.</p><p>"Pengaduan yang ada tersebut terkait kebijakan reformasi subsidi listrik tepat sasaran. Masyarakat atau pelanggan sebelumnya menerima subsidi kini dilakukan penataan. Berhubung mereka merasa tidak mampu dan pemerintah memberi ruang maka mereka melakukan aduan," ujarnya di Pontianak, Kamis (12/4).</p><p>Ia menjelaskan melalui mekanisme aduan layanan tepat sasaran yang teknisnya, data pelanggan dimasukkan oleh pihak kantor kecamatan sebagaimana wewenang yang telah diberikan siapapun yang merasa berhak mendapatkan subsidi bisa mengajukan. "Pemerintah tidak ingin yang berhak mendapatkan subsidi tidak mendapatkannya. Kalau ada kurang mampu dan ketika dari pendataan dulu ada yang keliru bisa meminta tinjau kembali. Kita tidak memungkiri bahwa saat pendataan ada yang tidak di rumah atau pindah rumah," jelas dia.</p><p>David menjelaskan dari aduan yang masuk dan berdasarkan verifikasi, sudah ada dikembalikan lagi haknya untuk mendapatkan subsidi. Selain mendapatkan subsidi kembali uang pembelian listrik non subsidi juga dikembalikan. "Ada 2,4 juta pelanggan yang dikembalikan lagi haknya. Dari pelanggan yang ada tersebut akibat terlanjur naik dari listrik yang dibelinya maka dikembalikan dengan total semua secara nasional sebesar Rp680 miliar," katanya.</p><p>Menurutnya, khusus untuk di Kalbar dari Januari - Maret 2018 ada sebanyak 1.600 aduan terkait program subsidi tepat sasaran tersebut. Sebanyak 875 pelanggan yang mengadu tersebut hak subsidinya sudah dikembalikan lagi. "Kita mendorong pemerintah daerah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait layanan aduan listrik susbsidi tepat sasaran. Kepada masyarakat jika merasa tidak mampu silahkan mengadu," jelasnya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 21:55 WIB

Prabowo-Sandiaga bisa hadirkan pemerintahan yang kuat

Pembangunan | 26 September 2018 - 21:43 WIB

Persoalan kemiskinan dan kekeringan harus jadi fokus kerja Emil-UU

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 21:38 WIB

Komunitas haji nilai Ma`ruf Amin mampu redam benih radikalisme

Asian Games 2018 | 26 September 2018 - 21:24 WIB

Indonesia bisa dikenang sebagai negara ramah disabilitas

Ekonomi | 26 September 2018 - 21:12 WIB

Dubes Donovan pastikan Freeport tambah investasi Rp298 triliun

Ekonomi | 26 September 2018 - 20:57 WIB

KAI siap buka rute kereta Garut-Jakarta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com