Minggu, 16 Desember 2018 | 16:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

ACT distribusikan roti untuk warga Suriah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Istimewa.
Foto: Istimewa.
<p>Siang itu, puluhan orang tampak memadati sebuah bangunan di Hazano, sebuah perkampungan yang masuk wilayah Idlib, Suriah. Lelaki, wanita, dan anak-anak nampak berdiri mengantre di depan bangunan tersebut. Sementara itu, di ujung depan antrean, terlihat beberapa beberapa orang yang tengah membawa setumpuk khobz, roti bundar pipih yang menjadi panganan pokok warga Suriah. Beberapa anak terlihat tergopoh-gopoh membawa tumpukan roti berdiameter 25 sentimeter tersebut.</p><p><br></p><p>Hari itu, Selasa (10/4), proses pendistribusian paket-paket khobz untuk para pengungsi Suriah tengah berlangsung. Setiap hari, roti-roti ini menjadi santapan utama para pengungsi Suriah asal Ghouta yang baru berada di Idlib. Semua merupakan sumbangsih masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui program pabrik roti gagasan Aksi Cepat Tanggap (ACT). </p><p><br></p><p>Dalam rilisnya yang diterima<i><strong> redaksi elshinta.com, </strong></i>Kamis (12/4) disebutkan, selain Hazano, pendistribusian bantuan pangan berupa roti juga dilakukan di Killi, sebuah desa yang hanya berjarak satu mil di sebelah timur laut Hazano. Sebagaimana di Hazano, proses distribusi paket-paket roti di Killi juga dipadati oleh para penerima manfaat yang terdiri dari para pengungsi yang baru saja tiba dari Ghouta Timur maupun para pengungsi yang sudah tiba terlebih dahulu. </p><p><br></p><p>Bekerja sama dengan pabrik roti di lokal di Turki, program pabrik roti ACT memproduksi hingga 2.400 potong khobz tiap harinya. Dari Reyhanli, kota di dekat perbatasan Suriah tempat pabrik roti berada, paket-paket ini dibawa masuk ke Idlib melalui gerbang Cilvegozu dengan mengantongi izin dari otoritas Turki maupun Suriah.</p><p><br></p><p>Selain kepada para pengungsi di Idlib, paket-paket roti ini juga dibagikan kepada para pengungsi yang tinggal di kamp pengungsian maupun flat yang terletak di perbatasan Turki dan Suriah. </p><p><br></p><p>Kehadiran program pabrik roti ACT ini sangat berharga bagi para pengungsi Suriah. Di tengah krisis kemanusiaan yang telah berkecamuk selama bertahun-tahun, di mana para korban perang harus hidup di pengungsian dengan kondisi kekurangan bahan makanan, bantuan makanan berupa paket-paket khobz ini dapat membantu mereka untuk bertahan hidup.</p><p><br></p><p>Imad Muhammad al-Zayn, salah satu penerima bantuan paket roti asal Madira, Ghouta timur, mengaku bahwa dirinya sangat berterima kasih atas bantuan roti yang ia terima setiap hari. “Alhamdulillah, saya suka sekali rotinya. Terima kasih Indonesia, semoga Allah membalas dengan kebaikan,” katanya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 16 Desember 2018 - 16:26 WIB

Jokowi harap Babinsa ingatkan kades maksimalkan dana desa

Musibah | 16 Desember 2018 - 15:51 WIB

Empat wisatawan hilang terseret gelombang di Kebumen

Hukum | 16 Desember 2018 - 15:39 WIB

Politisi PDIP batal laporkan SBY ke Polisi

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 15:27 WIB

Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian korban longsor Toba Samosir

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 15:14 WIB

Presiden minta Babinsa cegah konflik di desa

<p>Siang itu, puluhan orang tampak memadati sebuah bangunan di Hazano, sebuah perkampungan yang masuk wilayah Idlib, Suriah. Lelaki, wanita, dan anak-anak nampak berdiri mengantre di depan bangunan tersebut. Sementara itu, di ujung depan antrean, terlihat beberapa beberapa orang yang tengah membawa setumpuk khobz, roti bundar pipih yang menjadi panganan pokok warga Suriah. Beberapa anak terlihat tergopoh-gopoh membawa tumpukan roti berdiameter 25 sentimeter tersebut.</p><p><br></p><p>Hari itu, Selasa (10/4), proses pendistribusian paket-paket khobz untuk para pengungsi Suriah tengah berlangsung. Setiap hari, roti-roti ini menjadi santapan utama para pengungsi Suriah asal Ghouta yang baru berada di Idlib. Semua merupakan sumbangsih masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui program pabrik roti gagasan Aksi Cepat Tanggap (ACT). </p><p><br></p><p>Dalam rilisnya yang diterima<i><strong> redaksi elshinta.com, </strong></i>Kamis (12/4) disebutkan, selain Hazano, pendistribusian bantuan pangan berupa roti juga dilakukan di Killi, sebuah desa yang hanya berjarak satu mil di sebelah timur laut Hazano. Sebagaimana di Hazano, proses distribusi paket-paket roti di Killi juga dipadati oleh para penerima manfaat yang terdiri dari para pengungsi yang baru saja tiba dari Ghouta Timur maupun para pengungsi yang sudah tiba terlebih dahulu. </p><p><br></p><p>Bekerja sama dengan pabrik roti di lokal di Turki, program pabrik roti ACT memproduksi hingga 2.400 potong khobz tiap harinya. Dari Reyhanli, kota di dekat perbatasan Suriah tempat pabrik roti berada, paket-paket ini dibawa masuk ke Idlib melalui gerbang Cilvegozu dengan mengantongi izin dari otoritas Turki maupun Suriah.</p><p><br></p><p>Selain kepada para pengungsi di Idlib, paket-paket roti ini juga dibagikan kepada para pengungsi yang tinggal di kamp pengungsian maupun flat yang terletak di perbatasan Turki dan Suriah. </p><p><br></p><p>Kehadiran program pabrik roti ACT ini sangat berharga bagi para pengungsi Suriah. Di tengah krisis kemanusiaan yang telah berkecamuk selama bertahun-tahun, di mana para korban perang harus hidup di pengungsian dengan kondisi kekurangan bahan makanan, bantuan makanan berupa paket-paket khobz ini dapat membantu mereka untuk bertahan hidup.</p><p><br></p><p>Imad Muhammad al-Zayn, salah satu penerima bantuan paket roti asal Madira, Ghouta timur, mengaku bahwa dirinya sangat berterima kasih atas bantuan roti yang ia terima setiap hari. “Alhamdulillah, saya suka sekali rotinya. Terima kasih Indonesia, semoga Allah membalas dengan kebaikan,” katanya.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com